Canggih! Jalan Tol Hutama Karya Pakai Teknologi Toll Road 4.0, Ketahui Apa Saja Fungsinya
- PT Hutama Karya (persero) (PTHK) berkomitmen untuk menerapkan teknologi Toll Road 4.0 yang dicanangkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Liza Zahara
Author


JAKARTA - PT Hutama Karya (persero) (PTHK) berkomitmen untuk menerapkan teknologi Toll Road 4.0 yang dicanangkan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Teknologi ini diterapkan di jalan tol yang dikelola Hutama Karya berupa intelligent traffic system (ITS), weigh in motion (WIM), smart CCTV, dan data remote traffic microwave sensor (RTMS). Kemudian, peletakan kamera di beberapa ruas tol yang berfungsi untuk mendeteksi kecepatan maupun muatan kendaraan yang melintas di jalan tol.
Direktur Operasi II Hutama Karya Koentjoro menjelaskan, sistem ITS sendiri berfungsi untuk mengetahui pendapatan tol hingga kondisi lalu lintas di dalam ruas tol. Pengendara juga bisa mengadukan keluhannya jika melihat truk Over Dimension dan Over Load (ODOL) yang melintas di siang hari.
- Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi 1 Mulai Diberlakukan Tarif, Cek Rinciannya!
- Sidomuncul (SIDO) Bakal Bagikan Dividen Rp1,1 Triliun April Mendatang
- Ilmuwan Temukan Teori Baru kenapa Bangsa Viking Secara Misterius Meninggalkan Greenland
" Penggunaan RTMS fungsinya untuk mengukur kepadatan lalu lintas di jalan tol. Caranya dengan menghitung volume kendaraan, occupancy, dan kecepatan rata-rata di jalan tol," kata Koentjoro dalam keterangan resmi, Senin, 4 April 2022.
Fungsi teknologi WIM untuk membantu mendeteksi beban setiap kendaraan yang melintas, terutama mendeteksi standar jumlah berat yang diizinkan atau tidak.
Untuk pemasangan CCTV berfungsi untuk mendeteksi kendaraan yang mengalami kecelakaan ketika di jalan tol. Selain itu, CCTV juga berfungsi untuk mendeteksi pelanggaran lalu lintas yang terjadi di ruas tol tersebut.
Jalan tol yang dikelola Hutama Karya juga sudah menerapkan tilang elektronik. Pemasangan kamera tilang elektronik tersebut sudah terintegrasi dengan aparat kepolisian untuk segera diambil tindakan jika terjadi pelanggaran lalu lintas di ruas tol.
Koentjoro berharap, dengan penerapan teknologi tersebut pengendara di jalan tol akan lebih mudah mengakses informasi seputar jalan tol melalui aplikasi HK Toll Apps.

Laila Ramdhini
Editor
