BMKG: Aktivitas Subduksi Picu Gempa Susulan di Malang Minggu Pagi
JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas subduksi yang memicu gempa bumi susulan di sebelah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, pukul 06.54 WIB. Berdasarkan keterangan resmi, Minggu 11 April 2021, gempa susulan pagi tadi tidak berpotensi tsunami. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan […]

Ananda Astri Dianka
Author


Ilustrasi gempa terjadi di Malang Jawa Timur / BMKG
(Istimewa)JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas subduksi yang memicu gempa bumi susulan di sebelah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, pukul 06.54 WIB.
Berdasarkan keterangan resmi, Minggu 11 April 2021, gempa susulan pagi tadi tidak berpotensi tsunami.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi,” kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Sebelumnya, BMKG menginformasikan terjadi gempa berkekuatan M 5,5 yang informasinya diperbarui menjadi M 5,3.
Episenter atau pusat gempa itu berada di laut kedalaman 102 kilometer (km) pada jarak 71 km sebelah selatan dari Kota Kepanjen.
Bambang menambahkan, guncangan gempa dapat dirasakan di daerah Kota Malang dengan skala III-IV MMI atau dirasakan oleh banyak orang dalam rumah.
Sedangkan di Pacitan, Wonogiri dan Trenggalek dirasakan dengan skala III MMI di mana getaran dapat dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seakan ada truk melintas.
Sementara di Nganjuk, Ponorogo, Blitar dapat dirasakan getaran skala II-III MMI atau dirasakan nyata dalam rumah. Getaran juga terasa Gunungkidul, Bantul dan Kulon Progo di Yogyakarta dengan skala II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Gempa bumi tadi pagi merupakan rangkaian gempa susulan dari gempa utama berkekuatan M 6,1 yang terjadi di area yang sama pada Sabtu (10/4), pukul 14.00 WIB.
Hingga pukul 07.25 WIB, hasil pengawasan BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock sebanyak delapan kali, dengan rentang kekuatan M 3,1 sampai M 5,3.(
