Tingkat Kepatuhan Pajak Belum Optimal, Sri Mulyani Kesulitan Isi Dompet Negara
- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap rendahnya kepatuhan Wajib Pajak (WP) masih jadi batu sandungan reformasi perpajakan di Indonesia....

Muhamad Arfan Septiawan
Author
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkap rendahnya kepatuhan Wajib Pajak (WP) masih jadi batu sandungan reformasi perpajakan di Indonesia. Tingkat kepatuhan yang belum maksimal itu menyebabkan penerimaan negara dari perpajakan masih belum optimal hingga saat ini.
Bendahara negara menyebut kepatuhan WP masih belum bisa mencapai 80%. Pada tahun lalu, tingkat kepatuhan WP yang tampak dari jumlah Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tercatat berada di angka 78%.
“Berbagai upaya meningkatkan rasio kepatuhan kita lakukan tahun demi tahun. Peningkatan ini masih terus kita lakukan dan semoga bisa melampaui capaian tahun lalu” kata Sri Mulyani dalam rapat Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin, 28 Juni 2021.
- Hampering Corona Volume Two (Serial 1): Delta Variant Attacks and Lessons from Other Countries
- Tingkat Kepatuhan Pajak Belum Optimal, Sri Mulyani Kesulitan Isi Dompet Negara
- Duet, Adira Insurance dan Cermati Protect Luncurkan Asuransi Mobil Syariah
Tingkat kepatuhan membayar pajak pun terindikasi belum mengalami perbaikan di tahun ini. Hal ini bisa ditinjau dari jumlah pelapor SPT yang masih di bawah target pemerintah.
Menurut data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), jumlah pelaporan SPT yang berakhir 31 Maret 2021 lalu mencapai 11,3 juta WP. Angka itu berada di bawah target DJP Kemenkeu yang sebesar 15 juta WP.
Bahkan, jumlah pelapor SPT pada tahun ini lebih rendah dibandingkan 2019 yang mencapai 12,1 juta WP.
Diklaim Membaik
Kendati demikian, rasio kepatuhan pajak ini dinilai Sri Mulyani lebih baik dibandingkan satu dekade silam. Momentum sunset policy, kata Sri Mulyani, menjadi awal mula kepatuhan pajak di Indonesia meningkat.
Kebijakan yang ditempuh pada 2008 itu berhasil menjaring 5,63 juta WP baru. Di sisi lain, jumlah WP baru yang menyampaikan SPT pada periode tersebut hanya 804.814.
“Kebijakan sunset policy yang kami tempuh ini menghasilkan penerimaan negara hingga Rp7,46 triliun. Ini salah satu awal dari peningkatan kepatuhan kita,” ucap Sri Mulyani.
Selain itu, tax amnesty yang berlaku pada 2016-2017 diklaim Sri Mulyani semakin meningkatkan rasio kepatuhan pajak Indonesia. Pengampunan pajak itu berhasil menghimpun Rp114,54 yang tebusan dari 973.426 peserta.
