The Fed Pastikan Suku Bunga Tetap 0,25 Persen 3 Tahun ke Depan, Pasar Saham Melonjak
- Pasar saham dunia melonjak setelah bank sentral AS Federal Reserve umumkan suku bunga rendah.

Mochammad Ade Pamungkas
Author
JAKARTA- Pasar saham dunia melonjak setelah bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) mengumumkan suku bunga tetap rendah, merespons dari kondisi ekonomi akibat pandemi.
Mengutip dari USA Today, pengumuman itu disampaikan oleh pimpinan Federal Reserve Jerome Powell di Kongres AS pada Selasa, 23 Februari 2021.
Jerome Powell menyampaikan bahwa kemajuan ekonomi masih dari tujuan yang hendak dicapai.
- BI Longgarkan LTV/FTV dan DP Nol Persen untuk KPR dan Kendaraan
- Viral Ancaman Debt Collector Karena Utang Teman, Satgas Waspada Investasi Imbau Korban Lapor Polisi
- Buset! Erick Thohir Bongkar 159 Kasus Korupsi Sejak Menjadi Menteri BUMN
- Vaksin Sinovac Tahap 5 Tiba Di Indonesia
- Ramai Ditolak, Akhirnya Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras
Oleh karena itu Federal Reserve dan pemangku kebijakan AS, berencana untuk tidak menaikkan suku bunga 0,25% paling tidak selama tiga tahun ke depan.
Hal itu menyebabkan indeks saham Dow Jones naik sekitar 1,35%, kemudian indeks S&P 500 naik 1,14% pada 25 Februari 2021
Selain itu, indeks saham di Eropa juga mengalami kenaikan sejak Selasa, 23 Februari 2021
Seperti index FTSE 100 naik sekitar 0,9%, serta indeks EuroStoxx 50 naik 0,67%.
Lalu di kawasan Asia, nilai indeks gabungan Nikkei 225 melonjak sekitar 1,67%, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Jakarta SE Composite Index naik 0,62%.
Dilansir dari Reuters, Takafumi Yamawaki kepala penelitian JP Morgan, mengatakan bahwa hal itu disebabkan oleh adanya suku bunga rendah disertai paket pemulihan COVID-19 sebesar US$$1,5 triliun (Rp21.000 triliun).
Sehingga membuat investor tidak punya alasan lagi untuk membeli obligasi secara agresif saat ini. (SKO)
