Sebelum Vaksin COVID-19 Simak Sejumlah Tips Ini
- YOGYAKARTA- Vaksin COVID-19 telah diberikan secara bertahap ke masyarakat sejak bulan Januari 2021 lalu. Saat ini pemberian vaksin telah memasuki tahap dua...

AZ
Author
YOGYAKARTA- Vaksin COVID-19 telah diberikan secara bertahap ke masyarakat sejak bulan Januari 2021 lalu. Saat ini pemberian vaksin telah memasuki tahap dua untuk pelayan publik dan lansia. Lantas adakah hal khusus yang harus dilakukan jelang vaksinasi?
Pakar Virologi dan Imunologi dari UGM, dr. Mohamad Saifudin Hakim, Ph.D menyebutkan tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan menjelang vaksinasi COVID-19.
“Sebenarnya tidak ada persiapan spesifik yang mesti dilakukan dari sisi medis, misalnya harus konsumsi makanan, minuman, atau obat tertentu,” terangnya sebagaimana dilansir dari laman resmi UGM, Rabu 17 Maret 2021.
- Kementerian PUPR Usulkan Tambahan Anggaran Rp2,5 Triliun untuk Program PEN
- Mulai Pasarkan Sukuk Ritel, BSI Bidik Penjualan SR014 Senilai Rp500 Miliar
- Resmi! VIVA Jual 39% Saham ANTV, Bos Grup Bakrie Ungkap Rencana Lanjutan
Kendati begitu, sebelum pemberian vaksin masyarakat diharapkan memperhatikan sejumlah hal supaya memperoleh hasil optimal. Salah satunya dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Hal itu dapat diperoleh antara lain dengan konsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.
Selanjutnya, istirahat yang cukup. Hindari melakukan kegiatan berat yang mengakibatkan kelelahan sehingga saat menerima vaksin kondisi tubuh dalam keadaan prima.
Lalu, perlukah mengonsumsi obat pereda rasa nyeri untuk mengurangi rasa nyeri pasca vaksinasi? Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini menyampaikan konsumsi obat pereda nyeri tidak disarankan karena injeksi vaksin hanya menimbulkan nyeri yang ringan. Obat pereda nyeri hanya diberikan atas indikasi dokter pada kondisi tertentu.
Demikian pula dengan obat anti alergi tidak disarankan untuk dikonsumsi menjelang vaksinasi. Hakim menerangkan bahwa sebelum divaksin petugas kesehatan akan melakukan skrining riwayat kesehatan termasuk alergi. Apabila ada riwayat alergi berat terhadap komponen vaksin maka tidak akan diberikan vaksin COVID-19.
“Jangan lupa untuk tetap patuh menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, memghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas,” katanya.
