Punya Banyak Nasabah, Pegadaian Ingin Bisa Salurkan KUR
- PT Pegadaian (Persero) berharap diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR).

Dewi Aminatuz Zuhriyah
Author
JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) berharap diberikan kesempatan oleh pemerintah untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Pasalnya, hingga saat ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu belum bisa menyalurkan KUR kepada pengusaha mikro.
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto menuturkan ini adalah tantangan karena perseroan memiliki jumlah nasabah sekitar 16,9 juta orang pada 2020 dari sebelumnya sebanyak 13,8 juta orang pada 2019.
“Kami minta didukung untuk bisa menyalurkan KUR dan supermikro sehingga bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi,” katanya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Senin, 8 Februari 2021.
- MNC Vision Dikabarkan Akan Merger dengan Malacca Straits, Valuasinya Diprediksi Rp8,46 Triliun
- Gandeng Pemerintah, Shopee Targetkan 500.000 UMKM Eksportir pada 2030
- Produksi Pengeboran Sumur JAS-022 Lampaui Target
Sementara itu, selama 2020 kemarin, Pegadaian mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sejumlah program seperti restrukturisasi kredit, relaksasi kredit, dan Gadai Peduli.
“Untuk relaksasi, kami menambah masa tenggang waktu sampai 30 hari untuk kredit gadai yang biasanya 15 hari tidak tebus, dilelang. Sekarang kami tambah menjadi 30 hari tanpa tambahan biaya,” katanya.
Tak hanya itu, Kuswiyoto juga mengatakan pihaknya memberikan subsidi bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Dari program itu, yang eligible 1,8 juta nasabah dengan uang subsidi Rp422,5 miliar tapi (realisasi) pencairannya sebanyak 370.000 rekening dengan total subsidi Rp108,6 miliar,” tegasnya. (SKO)
