Nasional & Internasional

IHSG Betah Konsolidasi hingga Penguatan Wajar, Rekomendasi Saham ADRO, BRPT, dan ASII

  • Diperkirakan secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi pada akhir sesi perdagangan dengan kembali menguji resistance dengan support resistance 6.207 – 6.312

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami konsolidasi hingga mengalami penguatan lanjutan pada perdagangan akhir pekan Jumat, 26 Februari 2021. Berbagai sentimen dari dalam dan luar negeri juga akan mewarnai pasar modal pada akhir pekan.

Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa berbagai indikator menunjukkan adanya sinyal positif pada pergerakan indeks hari. Berdasarkan rasio fibonacci, IHSG berada pada support maupun resistance 6.256,03 – 6.351,18.

“Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG. Sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tulisnya melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Jumat, 26 Februari 2021.

Dengan gambaran itu, ia merekomendasin sejumlah saham yang layak dicermati sebagai pertimbangan investor. Antara lain ASII, BRPT, INDY, INTP, WEGE, dan WIKA.

Sementara itu, Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) Lanjar Nafi menyatakan, indikator stochastic yang menunjukkan bullish momentum dan indikator MACD yang bergerak positif memberikan dukungan pergerakan IHSG meskipun terkonsolidasi.

Secara teknikal, kata dia, IHSG bergerak tertahan pada level resistance upper bollinger bands dan resistance fractal di kisaran 6.312. Menurutnya, level tersebut akan menjadi level konfirmasi penguatan lanjutan IHSG.

“Sehingga diperkirakan secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi pada akhir sesi perdagangan dengan kembali menguji resistance dengan support resistance 6.207 – 6.312,” paparnya.

Dengan analisis tersebut, Lanjar turut memberikan menu-menu saham yang menurutnya berpotensi cuan. Di antaranya ADRO, BRPT, HRUM, LPCK, MNCN, SMGR, serta TPIA.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,62% sebesar 38,59 ke level 6.289,65 pada akhir perdagangan Kamis, 25 Februari 2021. Sebanyak 289 saham naik, 190 terkoreksi, dan 161 lainnya tak bergerak alias stagnan.

Kenaikan IHSG kemarin didorong oleh saham-saham pada sektor infrastruktur, pertambangan, dan industri dasar. Sektor tersebut naik signifikan mengiringi optimisme pertumbuhan ekonomi global yang lebih cepat karena beberapa performa kinerja emiten yang cukup memuaskan. (SKO)