Ganjar Ungkap Alasan Ketimpangan Industri di Selatan dan Utara Jateng
- Pengembangan kawasan industri di Jawa Tengah (Jateng) rupanya meninggalkan kesan ketimpangan antara wilayah Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Pengembangan kawasan industri di Jawa Tengah (Jateng) rupanya meninggalkan kesan ketimpangan antara wilayah Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela). Banyak pihak kemudian mempertanyakan, mengapa industrialisasi lebih fokus di wilayah Pantura.
Menjawab hal ini, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengakui sudah banyak pihak yang ‘ngegas’ mengapa ketimpangan pembangunan ini seolah terjadi.
Faktanya, Ganjar memiliki dua faktor yakni manajemen bencana dan kesiapan infrastruktur.
- AFPI Genjot Ekspansi Kredit Online Saat Ekonomi RI Penuh Tantangan
- Mandiri Capital Investasi di Startup Fintech Investree hingga Gojek Rp1 Triliun
- Baru 2 Tahun, PDaja.com Milik Bank Sampoerna Salurkan Pinjaman UMKM Rp582,2 Miliar
“Bicara soal keduanya, Pantura memang lebih menarik. Pansela kami hati-hati karena ada potensi megatrust di Samudera Hindia,” kata Ganjar dalam acara economic outlook 2021 secara virtual, Rabu, 25 November 2020.
Faktor keamanan dari potensi bencana inilah yang menjadi salah satu diperhitungkan Pemprov Jateng dalam pengembangan industri di sana. Bukan tanpa pembangunan sama sekali, Ganjar berkata bahwa Pansela, secara geologis memang lebih cocok dikembangkan dari sektor pariwisata.
“Setiap perencanaan pembangunan saya masukkan aspek kebencanaan, agar semua sektor merujuk pada kondisi alam yang ada,” tukasnya.
- Kongkalikong di Balik Ekspor Benih Lobster, Bikin Menteri KKP Edhy Prabowo Diringkus KPK
- Breaking News: KPK Tetapkan 7 Tersangka Termasuk Menteri KKP Edhy Prabowo, Siapa 6 Lainnya?
- 17 Orang Ditangkap KPK Termasuk Edhy Prabowo dan Istri, Ini Barang Buktinya
Untuk itu, faktor kebencanaan menjadi landasan pengambilan keputusan politik, dalam konteks ini pembangunan kawasan industri di Jateng.
Faktor selanjutnya, Pantura diakuinya memang lebih siap secara infrastruktur. Sebab itu, investor lebih berminat menanamkan modalnya di wilayah utara Jateng. Meski demikian, rencana kawasan industri memang tengah dipersiapkan di Pansela.
Sebagai contoh, sejumlah wilayah yang tengah menggodok pembangunan kawasan industri antara lain Purworejo dan Kebumen, dan yang sudah tersedia saat ini berada di wilayah Cilacap.
- Ganjar Ungkap Alasan Ketimpangan Industri di Selatan dan Utara Jateng
- Properti Harga Murah Sepi Peminat Saat Rumah Menengah Naik 8,5 Persen
- Perkenalkan GoPlay Indie, Wadah Ratusan Konten Film Lokal
Itupun, pembangunan di Cilacap membutuhkan sejumlah perlakuan khusus terkait antisipasi dan penanganan bencana terutama di wilayah pesisir.
“Maka dari itu, pengembangan antara selatan dan utara berbeda-beda karena disesuaikan dengan karakter masing-masing termasuk geologisnya,” tegasnya. (SKO)
