Duh! Biang Kerok Kredit Februari Turun Makin Dalam ‘Cuma’ Rp5.417,3 Triliun
- Bank Indonesia (BI) mencatat, penyaluran kredit per Februari 2021 mengalami pendalaman kontraksi menjadi 2,3% senilai Rp5.417,3 triliun dibandingkan dengan...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat, penyaluran kredit per Februari 2021 mengalami pendalaman kontraksi menjadi 2,3% senilai Rp5.417,3 triliun dibandingkan dengan Januari yang minus 2,1% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Melansir laporan terkini BI, Kamis, 25 Maret 2021, pelemahan kinerja kredit perbankan disebabkan oleh penurunan kredit kepada debitur pemerintah daerah (pemda) dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).
Kredit keduanya melemah dari -9,7% yoy menjadi -14,3% yoy pada bulan lalu. Di samping itu, kredit korporasi dan debitur perorangan tumbuh stabil pada Februari 2021, masing-masing sebesar 4,1% yoy dan 0,6% yoy.
- Duh! Biang Kerok Kredit Februari Turun Makin Dalam ‘Cuma’ Rp5.417,3 Triliun
- Kredit Perbankan Kembali Melejit Usai Sektor Properti Diguyur Insentif
- Jaga Kinerja Subholding Gas, PGN Optimalisasi Pemanfaatan Gas Bumi pada PSN
Berdasarkan jenis pelemahan penggunaan, penyaluran kredit dipengaruhi oleh rendahnya penyaluran kredit investasi (KI) dan kredit konsumsi (KK). Sementara kredit modal kerja (KMK) sedikit mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
KI tercatat masih terkontraksi 1,6% yoy pada Februari 2021, turun lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi bulan sebelumnya sebesar 0,9% yoy. Sementara KK terkontraksi 1,2% dari bulan sebelumnya -1,0% yoy pada Januari 2021 menjadi 1,2% yoy.
Di sisi lain, KMK mengalami perbaikan pertumbuhan, dari -3,5% yoy pada Januari 2021 menjadi -3,4% yoy pada Februari 2021.
Sejalan dengan tren perlambatan kredit, penyaluran kredit sektor properti pada Februari 2021 juga tercatat melambat dari 4,5% yoy pada Januari 2021 menjadi 4,4% yoy.
Pertumbuhan kredit real estate tercatat melambat, dari 3,2% yoy pada Januari 2021 menjadi 2,3% yoy. Di sisi lain, kredit KPR/KPA kembali mengalami peningkatan dari 3,6% yoy pada Januari 2021 menjadi 3,8% yoy.
Adapun, penyaluran kredit UMKM pada Februari 2021 kembali menurun dalam dari -2,4% yoy pada Januari 2021 menjadi -2,7% yoy. (SKO)
