Dampak Diskon PPnBM Lebih Berefek pada Mobil 1501-2500 cc
- JAKARTA – Berdasarkan riset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, penerapan diskon PPnBM selama tiga bulan sejak Maret sampai Mei 2021 cukup mengangkat penjualan...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Berdasarkan riset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, penerapan diskon PPnBM selama tiga bulan sejak Maret sampai Mei 2021 cukup mengangkat penjualan mobil ritel (penjualan dari dealer ke konsumen) pada periode tersebut.
Peningkatan penjualan mobil tertinggi terjadi pada segmen mobil dengan kapasitas mesin 1501- 2500 cc, yang melesat 1.357,5% dari 951 unit pada periode April-Mei 2020 menjadi 13.861 unit pada periode yang sama tahun ini.
“Sementara itu, segmen mobil dengan kapasitas mesin <1500 cc hanya tumbuh 28,8 persen dari 63.468 unit menjadi 81.772 pada periode April-Mei 2021,” tulis Bank Mandiri dalam Daily Economic and Market Review, dikutip Jumat 25 Juni 2021.
- Dampak Diskon PPnBM Lebih Berefek pada Mobil 1501-2500 cc
- BI Catat Posisi Kewajiban Neto Investasi Internasional RI Turun pada Kuartal I-2021
- Terungkap! Ini Alasan Kemenkeu Ngotot Naikan Tarif PPN
Sebagai tambahan, secara total penjualan mobil ritel untuk seluruh mobil penumpang periode Maret-Mei 2021 meningkat menjadi 130.197 unit, tumbuh sebesar 130% yoy.
Pemerintah akhirnya memutuskan untuk memperpanjang diskon PPnBM 100% untuk pembelian mobil baru dengan kapasitas mesin <1500 cc hingga Agustus 2021.
“Kami memperkirakan pertumbuhan penjualan mobil akan meningkat menjadi 39,5 persen sepanjang tahun ini dengan total penjualan sebanyak 742.150 unit, setelah adanya kebijakan perpanjangan insentif diskon.”
Sebelumnya, Bank Mandiri perkirakan pertumbuhan penjualan mobil tahun ini sebesar 39,2% dengan penjualan sebanyak 740.764 unit. Artinya kebijakan perpanjangan akan meningkatkan penjualan sebesar 1.386 unit.
