Bank Mandiri Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Ini Susunannya
- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada Senin, 15 Maret 2021 merombak jajaran komisaris dan direksi.

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Selain menyetujui pembagian dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga merombak susunan komisaris dan direksi perseroan.
Para pemegang saham BMRI sepakat untuk mengangkat Timothy Utama sebagai Direktur Information Technology menggantikan Rico Usthavia Frans yang telah habis masa jabatannya.
Sebelumnya, Timothy Utama merupakan Managing Director, Head of Operations and Technology Citibank. Pada jajaran komisaris, RUPST juga menyepakati penunjukkan Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris menggantikan Ardan Adiperdana.
- Tren Desain Interior 2021: Selamat Tinggal Rumah Minimalis, Sambut Era Kenyamanan
- Calon Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin COVID-19 pada April dan Mei
- Shopee Jadi Raja Marketplace RI 2020, Libas Tokopedia dan Bukalapak
“Kami meyakini keputusan ini menjadikan perseroan semakin solid dan berperan dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata kata Direktur Utama BMRI Darmawan Junaidi dalam konferensi pers virtual, Senin, 15 Maret 2021.
Susunan Direksi
Direktur Utama: Darmawan Junaidi
Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar
Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
Direktur Kepatuhan & SDM: Agus Dwi Handaya
Direktur Treasury & International Banking: Panji Irawan
Direktur Commercial Banking: Riduan
Direktur Jaringan & Retail Banking: Aquarius Rudianto
Direktur Operation: Toni Eko Boy Subari
Direktur Corporate Banking: Susana Indah Kris Indriati
Direktur Hubungan Kelembagaan: Rohan Hafas
Direktur Keuangan & Strategi: Sigit Prastowo
Direktur Information Technology: Timothy Utama.
Susunan Komisaris:
Komisaris Utama: M. Chatib Basri
Wakil Komisaris Utama: Andrinof Chaniago
Komisaris Independen: Mohamad Nasir
Komisaris Independen: Boedi Armanto
Komisaris Independen: Loeke Larasati Agoestina
Komisaris: Nawal Nely, Faried Utomo, Arif Budimanta, Rionald Silaban, dan Muhammad Yusuf Ateh
