Sepanjang 2020, Laba Bersih Bank DKI Tergerus 28,95% Jadi Rp580,64 Miliar
PT Bank DKI membukukan laba bersih senilai Rp580,64 miliar sepanjang 2020, susut 28,95% year on year (yoy) dari Rp817,24 miliar pada tahun sebelumnya.

Ananda Astri Dianka
Author


Karyawan melayani nasabah di salah satu Kantor Cabang Bank DKI, Jakarta, Jum’at, 26 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – PT Bank DKI membukukan laba bersih senilai Rp580,64 miliar sepanjang 2020, susut 28,95% year on year (yoy) dari Rp817,24 miliar pada tahun sebelumnya.
Tergerusnya laba bersih Bank DKI disebabkan oleh adanya penurunan pendapatan bunga bersih sebesar 1,82% yoy menjadi Rp2,19 triliun dari sebelumnya Rp2,22 triliun.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Tak hanya itu, realisasi penyaluran kredit tahunan Bank DKI juga kontraksi 5,40% menjadi Rp29,68 triliun dari sebelumnya Rp31,37 triliun pada 2019.
Di lain sisi, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh sebesar 31,16% yoy menjadi Rp48,92 triliun.
Rinciannya, jenis giro tumbuh 46,84% yoy menjadi Rp11,18 triliun. Kemudian, jenis deposito naik 39,30% yoy menjadi Rp26,67 dan tabungan tumbuh 5,04% yoy menjadi Rp11,08 triliun.
Dengan demikian, total aset perusahaan mencapai Rp63,05 triliun per 31 Desember 2020. Total aset tersebut tumbuh 13,39% yoy.
