Laba Bersih Telkom (TLKM) Tergerus 12,14 Persen Jadi Rp16,5 Triliun
- Emiten telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih per September 2022

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA – Emiten telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatatkan penurunan laba bersih per September 2022.
Laba bersih perseroan terkikis 12,14% menjadi Rp16,5 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18,8 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, Telkom di sisi lain mengalami peningkatan pendapatan sebanyak 2,67% menjadi Rp108,8 triliun hingga kuartal III-2022. Pendapatan ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp106 triliun.
- Gerakkan Perekonomian, Kota Kertabumi Hadirkan Fasilitas Super Premium Clubhouse Kertarajasa
- Ekspor Gas ke Singapura Diperpanjang, Pemerintah Diminta Perhatikan Kebutuhan Gas Domestik
- Hati-Hati! Ada Penipuan Mengatasnamakan Fintech KreditPro
- Keren! Garuda Indonesia (GIAA) Dinobatkan Jadi Maskapai Paling On Time se-Asia Pasifik
Pendapatan TLKM didorong oleh pendapatan telepon selular sebesar Rp9,12 triliun, telepon tidak bergerak Rp1,17 triliun, pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika sebesar Rp63,8 triliun, dan pendapatan Indihome sebesar Rp20,88 triliun.
Meski pendapatan naik, laba usaha TLKM tercatat turun menjadi Rp31,5 triliun, dari Rp36,3 triliun secara tahunan. Usut punya usut, berkuranganya laba usaha ini berasal dari adanya kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi, yakni senilai Rp3,08 triliun, dari keuntungan sebesar Rp403 miliar secara tahunan.
Perseroan menerangkan, jumlah kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada tanggal 30 September 2022 adalah Rp3,06 triliun, disajikan sebagai kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian.
Sementara itu, TLKM mencatatkan penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain sebesar Rp107,5 triliun, dengan arus kas bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasi sebesar Rp50,86 triliun.
Sedangkan, arus kas bersih yang digunakan untuk kegiatan investasi adalah senilai minus Rp26,76 triliun. Kas dan setara kas TLKM pada akhir periode adalah sebesar Rp31,6 triliun.
Telkom juga mencatat penurunan jumlah aset menjadi Rp269,9 triliun per September 2022, dari Rp277,18 triliun di akhir Desember 2021.
Jumlah liabilitas TLKM turun menjadi Rp124,5 triliun di akhir September 2022, dari Rp131,78 di akhir Desember 2021. Sementara itu jumlah ekuitas TLKM stagnan di angka Rp145,39 triliun.
