Gudang Garam Dorong ESG yang Hasilkan Manfaat Ekonomi
- PT Gudang Garam Tbk sebagai sektor industri tembakau juga turut menerapkan bisnis berkelanjutan dengan aspek environmental (lingkungan), social (sosial), governance (tata telola) alias ESG.

Debrinata Rizky
Author


Kantor Pusat PT Gudang Garam Tbk (dok.wikipedia)
(Wikipedia)JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk sebagai sektor industri tembakau juga turut menerapkan bisnis berkelanjutan dengan aspek environmental (lingkungan), social (sosial), governance (tata telola) alias ESG.
Perseroan ingin menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan dengan menyediakan lapangan kerja bagi karyawan maupun mereka yang terlibat dalam rantai nilai – dari petani tembakau dan cengkeh hingga kegiatan pemasaran dan distribusi rokok.
Tak ketinggalan mengejar keberlanjutan rantai bisnis yang bertanggung jawab juga ikut diemban perseroan. Aspek lingkungan hidup meliputi manajemen operasional yang bertanggung jawab untuk meminimalisir emisi, limbah dan penggunaan daur ulang jika memungkinkan serta pelestarian keanekaragaman hayati. Pendekatan perseroan bersifat menyeluruh, terutama untuk memastikan semua kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan dan bekerja sama dengan otoritas pengelolaan lingkungan hidup.
- Pangeran Charles Jadi Raja Kaya Raya, Dari Mana Asal Hartanya?
- Agar Gaji Tak Numpang Lewat, 6 Aplikasi Pengatur Keuangan Ini Patut Dicoba
- Mantap! 19 Ruas Tol Baru Sepanjang 283 Km Beroperasi Akhir 2022, Ini Daftarnya
Selain itu, perseroan juga senantiasa memperhatikan kesehatan dan keselamatan karyawan di tempat kerja dan menjaga kelestarian lingkungan baik di area perusahaan maupun di lingkungan sekitar.
Aspek sosial meliputi kesetaraan, inklusivitas, hubungan kerja yang baik, investasi pada sumber daya manusia dan lingkungan sekitar. Memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar sudah menjadi tradisi sejak perseroan berdiri.
Perseroan amat menjaga hubungan sosial dengan masyarakat sekitar Kediri yang menjadi pusat bisnis. Dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat seperti idul fitri, zakat, natal hingga tahun baru.
Program-program tanggung jawab sosial (CSR) terus dijalankan mencakup program pendidikan, pembangunan prasarana, keagamaan dan peningkatan taraf hidup warga prasejahtera, serta pertolongan dalam kondisi darurat seperti saat bencana alam dan krisis ekonomi.
Pada 2021, Gudang Garam mengeluarkan dana sebesar Rp47,4 miliar untuk kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan.
Tata kelola yang baik di seluruh aktivitas operasional perseroan berkomitmen untuk menjaga etika dalam semua kegiatan bisnis dan menerapkan kode etik bagi karyawan. Pengawasan dan supervisi dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Komite Audit Independen.

Ananda Astri Dianka
Editor
