Korporasi

Pendapatan Tembus Rp11,94 Triliun, Emtek Berbalik Untung Rp2,06 Triliun

  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk alias Emtek mencatat kinerja positif di tengah pandemi COVID-19. Emiten media berkode saham EMTK ini sukses membukukan laba serta pertumbuhan pendapatan sepanjang tahun 2020.

<p>Gedung SCTV milik PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) / Facebook @SCTV</p>

Gedung SCTV milik PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) / Facebook @SCTV

(Istimewa)

JAKARTA – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk alias Emtek mencatat kinerja positif di tengah pandemi COVID-19. Emiten media berkode saham EMTK ini sukses membukukan laba serta pertumbuhan pendapatan sepanjang tahun 2020.

Menukil laporan keuangan perseroan yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 6 April 2021, EMTK meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,06 triliun pada tahun lalu. Angka ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya, di mana perseroan mencatat rugi bersih mencapai Rp1,52 triliun.

Laba usaha menjulang hingga 80,61% year-on-year (yoy) menjadi Rp1,30 triliun pada 2020 dari tahun sebelumnya Rp717,14 miliar. Laba atas investasi perseroan turut melonjak 53,52% secara tahunan dari Rp564,75 miliar menjadi Rp866,98 miliar.

Sedangkan, pendapatan bersih Emtek selama 2020 sebanyak Rp11,94 triliun atau tumbuh 8,25% yoy dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp11,03 triliun. Meskipun begitu, beban pokok penjualan perseroan meningkat 9,31% dari Rp8,27 triliun pada 2019 menjadi Rp9,04 triliun pada tahun lalu.

Pada pos kewajiban, perseroan mencatat peningkatan liabilitas jangka pendek dari Rp2,69 triliun pada 2019, menjadi Rp2,86 triliun pada tahun lalu. Liabilitas jangka panjang turut naik tipis menjadi Rp2,62 triliun dari Rp2,59 pada tahun sebelumnya.

Jika diakumulasi, total liabilitas Emtek naik sekitar 3,98% yoy menjadi Rp5,49 triliun pada 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp5,28 triliun. Sementara, keseluruhan ekuitas perseroan pada tahun lalu senilai Rp12,40 triliun atau menebal 1,06% dari Rp12,27 triliun pada 2019.

Adapun kas dan setara kas perusahaan milik konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja ini menipis 18,98% yoy dari Rp3,32 triliun menjadi Rp2,69 triliun. Dengan catatan tersebut, total aset Emtek terkerek 1,94% yoy menjadi Rp17,88 triliun dari Rp17,54 triliun pada 2019.

Berdasarkan data RTI, saham EMTK ditutup menguat 2,10% ke level harga Rp2.430 per lembar pada akhir sesi perdagangan Selasa, 6 April 2021. Hingga akhir Desember 2020, laba bersih per saham EMTK menjadi Rp370,76 per lembar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp-268,80 per lembar. (RCS)