Investor Asing Masuk, Kurs Rupiah Ditutup Stagnan
- JAKARTA – Nilai mata uang rupiah mengacu pada Jakarta Interbank Spot Rate (JISDOR) bergerak stagnan. Kurs rupiah pada Rabu ini terpantau menguat 0,32%...

Muhamad Arfan Septiawan
Author
JAKARTA – Nilai mata uang rupiah mengacu pada Jakarta Interbank Spot Rate (JISDOR) bergerak stagnan. Kurs rupiah pada Rabu ini terpantau menguat 0,32% menjadi Rp 14.421 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.468 per dolar AS.
Kurs rupiah sempat berada di angka Rp 14.405 per dolar AS. Namun, rupiah alami kenaikan beberapa saat sebelum perdagangan ditutup menjadi Rp14.395 per dolar AS.
Penurunan itu juga dialami oleh sebagian besar mata uang di kawasan Asia. Yuan Tiongkok, yen Jepang, dan won Korea masing-masing terdepresiasi 0,04%, 0,27%, dan 0,58%. Kendati demikian, nilai rupiah jadi mata uang yang mengalami penurunan terkecil dibandingkan negara-negara lain di Asia.
- Kontrak Adaro dengan PAMA UNTR Berakhir Juli 2021, Operasional Tambang Dialihkan ke BUMA
- KPK Periksa 6 Saksi Baru Kasus Korupsi Rumah DP 0 Rupiah
- Halodoc Luncurkan Pos Vaksinasi Drive Thru Kedua Di West One City
Nilai rupiah yang melemah tipis ini berkaitan dengan berkurangnya aliran modal asing atau capital outflow. Sebaliknya, investor asing terpantau melakukan aksi beli bersih (net buy) di perdagangan saham hari ini. Dari Rp10,2 triliun nilai transaksi hari ini, jumlah investasi asing yang masuk ke pasar saham tanah air mencapai Rp79 miliar.
Hal ini pun berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berada di zona hijau atau naik 1,05% ke level 6.264,67
Selain itu, asing juga tercatat memiliki kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) cukup tinggi. Kepemilikan asing untuk SBN yang diperdagangkan di pasar sekunder mencapai 23,61%. Sementara kepemilikan SBN terbesar dipegang oleh nonbank 51,79%, perbankan 37%, dan 10,99% lainnya dimiliki oleh institusi pemerintah.
