Gen Z di Jepang Rela Bayar $55 untuk Pelatihan Cara Tersenyum
- Lebih dari tiga tahun sejak pandemi dimulai, semakin banyak orang yang mencoba membiasakan diri untuk memperlihatkan wajah mereka di depan umum.

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Lebih dari tiga tahun sejak pandemi dimulai, semakin banyak orang yang mencoba membiasakan diri untuk memperlihatkan wajah mereka di depan umum. Terutama setelah pemerintah setempat melonggarkan persyaratan penggunaan masker.
Mereka bahkan rela mengikuti kelas instruktur profesional untuk belajar cara tersenyum setelah terbiasa memakai masker. Tak tanggung-tanggung, kelas ini memiliki tarif 7.700 yen atau sekitar $55 per jamnya.
Permintaan akan layanan pelatihan senyum ini terus meningkat, salah satu instruktur yang memutuskan untuk membuka kelas adalah Keiko Kawano.
Kawano adalah seorang mantan pembawa acara radio, ia sekarang menjalankan perusahaan bernama "Egaoiku" yang memiliki arti "Perusahaan Senyum".
- Lagi, Direktur BCA Subur Tan Jual 1 Juta Lembar Saham BBCA Senilai Rp9,15 Miliar
- 5 Rekomendasi Film Netflix Terbaru Juni 2023, Cocok Buat Long Weekend!
- BTN dan Polda Bongkar Kejahatan Perbankan Bermodus Bunga Deposito Tinggi
"Orang-orang belum mengangkat pipi mereka di balik masker dan berusaha keras untuk tersenyum. Sekarang mereka bingung" ungkapnya seperti dikutip oleh TrenAsia.com dari laman Business Insider, Selasa, 6 Juni 2023.
"Orang-orang melatih otot tubuh mereka, tetapi bukan wajah mereka," lanjutnya.
Selain kelas pelatihan senyum, Kawano juga menawarkan workshop pelatihan satu hari bagi mereka yang ingin menjadi pelatih senyum seperti dirinya. Kawano memasang tarif hingga 80.000 yen untuk workshop ini.
Kawano menjelaskan kepada New York Times, bahwa meskipun bisnisnya dilanda pandemi COVID-19, dia masih memiliki klien yang datang ke kelasnya. Bisnisnya meledak setelah aturan wajib masker dicabut.

Drean Muhyil Ihsan
Editor
