Badai COVID-19 Menerjang, India Terguncang
NEW DELHI-Badai dahsyat COVID-19 terus menyapu India. Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi meminta dunia internasional untuk membantu. Modi menyatakan India mencatatkan rekor global penambahan kasus infeksi harian sebesar 349.000 kasus pada akhir pekan. Ini merupakan empat kali berturut-turut kasus harian rekor. Sebagaimana dilaporkan Channel News Asia, negara itu mendapatkan 1,2 juta kasus baru hanya […]

Amirudin Zuhri
Author


Narendra Modi/India Times
(Istimewa)NEW DELHI-Badai dahsyat COVID-19 terus menyapu India. Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi meminta dunia internasional untuk membantu.
Modi menyatakan India mencatatkan rekor global penambahan kasus infeksi harian sebesar 349.000 kasus pada akhir pekan. Ini merupakan empat kali berturut-turut kasus harian rekor. Sebagaimana dilaporkan Channel News Asia, negara itu mendapatkan 1,2 juta kasus baru hanya dalam interval empat hari saja yang
“Semangat kami naik setelah berhasil mengatasi gelombang pertama, tetapi badai ini telah mengguncang bangsa,” kata Modi dalam sebuah pidato akhir pekan.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Hal ini membuat India memohon bantuan sejumlah negara. Melansir India Today, Angkatan Udara India (IAF) dikabarkan mengangkut kontainer berisi oksigen dari Singapura. Layanan Media Angkatan Bersenjata juga mengimpor kontainer oksigen dari Jerman untuk mengatasi kekurangan ini. Dalam catatan pekan lalu, India melaporkan 20 negara bagian kekurangan pasokan oksigen cair hingga 6.785 MT/hari.
Pemerintah India secara keseluruhan dianggap gagal dalam menangani pandemi Covid-19 yang menyerang negara itu. Bahkan beberapa pihak meminta agar Modi untuk mundur.
Modi juga dianggap gagal dalam mengatasi mobilitas publik pada acara tradisi Kumbh Mela di sungai Gangga awal bulan ini. Di saat pandemi yang masih meluas di negara itu, tradisi ini masih tetap saja terjadi dengan mengumpulkan kerumunan sebanyak 5 juta orang.
Mengutip data Worldometers, Senin 26 April 2021 India mencatat kasus harian baru corona sebanyak 354.351 dengan 2.806 kematian kemarin. India berada di posisi kedua negara dengan kasus corona terbanyak di dunia, dengan total 17.306.300 kasus dan 195.116 kematian.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken juga mengatakan Washington akan mengirim bantuan. AS telah menghadapi kritik di India karena kontrol ekspornya pada bahan mentah untuk vaksin yang diberlakukan melalui Undang-Undang Produksi Pertahanan dan embargo ekspor terkait pada bulan Februari.
“Hati kami tertuju kepada rakyat India di tengah wabah Covid-19 yang mengerikan. Kami bekerja sama dengan mitra kami di pemerintah India, dan kami akan segera memberikan dukungan tambahan kepada rakyat India dan pahlawan perawatan kesehatan India,” kata Blinken di Twitter. Sementara itu Inggris dan Uni Eropa juga siap mengirimkan bantuan.
