Indofood CBP Milik Anthoni Salim Sukses Catat Kinerja Positif, Total Aset Menebal Tembus Rp103,59 Triliun
- Emiten konsumer milik konglomerat Anthoni Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2020....

Drean Muhyil Ihsan
Author
JAKARTA – Emiten konsumer milik konglomerat Anthoni Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2020. Penjualan dan laba bersih perseroan mengalami pertumbuhan di kala pandemi.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020 yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), secara konsolidasi penjualan neto perseroan naik sekitar 10% year-on-year (yoy) menjadi Rp46,64 triliun dari Rp42,30 triliun pada tahun sebelumnya.
Laba usaha naik pada tahun lalu turut terdongkrak mencapai 24% yoy menjadi Rp9,20 triliun dari Rp7,40 triliun. Hal ini diikuti oleh peningkatan marjin laba usaha dari 17,5% menjadi 19,7%.
- Indofood CBP Milik Anthoni Salim Sukses Catat Kinerja Positif, Total Aset Menebal Tembus Rp103,59 Triliun
- Sunter Lakeside Hotel IPO, Tercatat di BEI dengan Kode Saham SNLK
- Catat! Ini Jadwal RUPS BUMN Indofarma
Sementara itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk lompat 31% secara tahunan menjadi Rp6,59 triliun dari Rp5,04 triliun di tahun sebelumnya. Adapun marjin laba bersih meningkat menjadi 14,1% dari 11,9%.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan bahwa capaian ini didukung oleh kekuatan merek-merek produk, model bisnis terintegrasi yang tangguh serta jaringan distribusi yang luas.
Meskipun di tengah-tengah kondisi pandemi, kata dia, ICBP dapat kembali mencatatkan kinerja yang baik dengan terus beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan tren dan perilaku konsumen yang terjadi secara cepat.
“Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ke depannya, kami akan mempertahankan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan karyawan kami,” ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa 23 Maret 2021.
Di sisi lain, beban pokok penjualan perseroan mengalami peningkatan selama pandemi 2020 menjadi Rp29,42 triliun. Angka ini naik sekitar 5,49% secara tahunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp27,89 triliun.
Kendati begitu, total liabilitas ICBP meroket hingga 342,44% yoy menjadi Rp53,27 triliun pada 2020 menjadi Rp12,04 triliun pada tahun sebelumnya.
Peningkatan ini terjadi akibat melonjaknya kewajiban jangka perseroan secara signifikan secara tahunan dari Rp5,48 triliun menjadi Rp44,09 triliun.
Namun, perseroan mampu mengimbangi hal tersebut dari meningkatnya pos ekuitas. Pada tahun lalu, ekuitas ICBP melonjak 66,68% yoy menjadi Rp50,32 triliun dari tahun sebelumnya Rp26,67 triliun.
Perseroan juga berhasil mempertahankan kas dan setara kas di tengah pandemi menjadi Rp9,54 triliun pada tahun lalu dari Rp8,36 triliun pada 2019. Bahkan, total aset perseroan menebal mencapai 167,61% menjadi Rp103,59 triliun dari hanya Rp38,71 triliun. (SKO)
