Nasional & Internasional

IHSG Masih di Fase Konsolidasi, Cermati 14 Saham Pilihan Analis Ini

  • Berbagai sentimen dari pergerakan pasar global dan regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu ke depan.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada pada fase konsolidasi pada perdagangan Kamis, 22 April 2021. Berbagai sentimen dari pergerakan pasar global dan regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu ke depan.

William Surya Wijaya – CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas menyatakan bahwa indeks komposit masih akan berada dalam tekanan pada rentang gerak 5.960 – 6.123.

Kendati begitu, baginya momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

“Di sisi lain, investor asing masih mencatatkan capital inflow secara year-to-date (ytd) yang menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Kamis 22 April 2021.

Dengan analisis tersebut, William merekomendasikan saham-saham unggulan yang menurutnya dapat dicermati. Antara lain INDF, ITMG, BBCA, ASRI, AALI, EXCL, dan BBNI.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama justru memperkirakan peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance terbuka lebar bagi IHSG hari ini. Berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance maksimum berada pada 5.940,99 – 6.054,36.

“MACD telah berhasil membentuk pola golden cross pada area negatif. Sedangkan, RSI masih berada di area netral namun stochastic masih menunjukkan sinyal positif,” papar Nafan.

Ia tak lupa membagikan sejumlah menu saham yang dapat menjadi pertimbangan para investor pada hari ini. Di antaranya ICBP, INKP, JSMR, MDKA, MYOR, TLKM, serta WSBP.

Sebelumnya, IHSG masih ditutup melemah 0,75% ke level 5.993,24 pada akhir sesi perdagangan Rabu, 21 April 2021. Dalam sehari, sebanyak 190 saham naik, 290 saham terkoreksi, dan 155 lainnya tak bergerak alias stagnan. (SKO)