Google Perluas Penggunaan Cek Fakta Pencarian Gambar
- WASHINGTON-Google akan mulai menunjukkan label label pemeriksaan fakta pada hasil pencarian gambar, Google Images secara global menyusul tekanan yang...

AZ
Author
WASHINGTON-Google akan mulai menunjukkan label label pemeriksaan fakta pada hasil pencarian gambar, Google Images secara global menyusul tekanan yang meningkat untuk memerangi penyebaran misinformasi secara online.
Sebagaimana dilaporkan Reuters Selasa 22 Juni 2020 Google akan menampilkan label “cek fakta” di bawah thumbnail yang muncul dalam hasil pencarian gambar bersama dengan ringkasan temuan cek fakta pihak ketiga, seperti yang telah dilakukan pada mesin pencari dan pada Google News.
Google mulai menunjukkan label cek fakta pada pengguna di Amerika untuk platform videonya Youtube pada bulan April dalam upaya untuk mencegah penyebaran misinformasi terkait virus corona, yang meledak di media sosial ketika pandemi semakin intensif.
- Pegadaian Kembali Rilis Obligasi dan Sukuk Rp2 Triliun
- Agar Tetap Sehat, Simak Tips Mengatur Sirkulasi Udara di Rumah
- BKN Lanjutkan Seleksi CPNS 2019
- Gila, 2 Kapal Selam Baru Amerika Seharga Rp147 Triliun
- Aksi Besar Grup MNC Milik Hary Tanoe, Buyback Obligasi Dolar Hingga Private Placement
Raksasa teknologi tersebut beberapa tahun terakhir juga telah menghadapi lebih banyak aduan terkait informasi yang salah.
YouTube telah memunculkan tautan ke sejumlah sumber, seperti Encyclopedia Britannica dan Wikipedia, untuk mengatasi hoax sejak 2018, namun dalam pengumumannya pada bulan April, Youtube akan mulai mengarahkan upaya-upaya menuju berita yang bergerak lebih cepat.
Tak lama setelah itu, Youtube membersihkan video “Plandemic” yang sangat viral, yang menayangkan konten teori konspirasi tentang pandemi.
Twitter dan Facebook juga telah memperkenalkan program cek fakta dan label peringatan untuk “media yang dimanipulasi,” meskipun para kritikus mengatakan langkah tersebut terlalu terbatas cakupannya.
