Cuti Lebaran! Simak 6 Tips untuk Liburan yang Bahagia dari Pakarnya
- Liburan memang terdengar menyenangkan dan seru namun tahukah Anda bahwa liburan bisa juga membawa dampak negatif bagi mental seseorang.

Rumpi Rahayu
Author


JAKARTA - Dalam hitungan hari, libur Lebaran akan tiba. Banyak orang memanfaatkan libur Lebaran mereka untuk mudik ke kampung halaman. Sementara beberapa yang lain memutuskan untuk tinggal atau berlibur ke tempat wisata.
Liburan memang terdengar menyenangkan dan seru namun tahukah Anda bahwa liburan bisa juga membawa dampak negatif bagi mental seseorang. Seperti yang disampaikan seorang direktur pendidikan di Pusat Psikologi Positif Penn, James Pawelski kepada Penntoday "Sangat mudah tersesat dalam hiruk pikuk liburan".
Jadi apapun pilihan yang akan Anda ambil saat libur Lebaran nanti, kesejahteraan mental Anda tetap harus terjaga. Bagaimana caranya? Berikut saran dari James dan istrinya yang juga seorang Psikolog, Suzie Pileggi Pawelski seperti dilansir dari Penn Today pada Jum'at, 14/4/2023:
- Kenaikan Suku Bunga BI Diprediksi Sudah Capai Puncaknya, Obligasi Mulai Lebih Menjanjikan
- Daftar Tim Badminton Indonesia di SEA Games 2023, Bidik 4 Emas
- Twitter Izinkan Pelanggan Twitter Blue Buat Postingan Sepanjang 10.000 Karakter, Tertarik?
1. Bersyukur
Rasa syukur membawa banyak dampak positif untuk Anda dan orang sekitar Anda. Rasa syukur ini dapat Anda tunjukkan dengan cara berbagi rasa terima kasih dengan orang lain. Disinilah Anda dapat menjalin hubungan yang lebih dalam dan lebih terhubung.
Saat libur Lebaran nanti, alih-alih merasa senang karena telah diberi bingkisan oleh seseorang, cobalah untuk mengapresiasi perhatian di balik bingkisan tersebut.
2. Bersyukur atas apa yang tidak Anda miliki
Menurut James, bersyukur atas apa yang tidak Anda miliki, sama pentingnya dengan bersyukur atas apa yang Anda miliki.
3. Tunjukkan rasa ingin tahu
Momen lebaran membuat Anda bertemu dengan banyak orang dari yang sangat dekat hingga yang bertemu mungkin hanya sekali dalam setahun. Anda tetap berkewajiban untuk mengobrol dengan mereka.
Pileggi menyarankan Anda untuk menunjukkan rasa ingin tahu dengan bersungguh-sungguh dan berempati dengan sudut pandang orang lain. Hal ini bisa menghindarkan konflik yang mungkin muncul di waktu liburan Anda.
4. Lakukan kegiatan yang menyenangkan
Waktu luang dan liburan adalah momen yang tepat untuk relaksasi. Pilihan kegiatan yang bisa Anda lakukan saat liburan adalah dengan membersihkan rumah, melakukan hobi, bermain musik, mengunjungi museum, mempelajari sesuatu yang baru, dan menjalin hubungan.
5. Jangan mengutamakan kesempurnaan
Bagi Anda yang memiliki sifat perfeksionis, mungkin liburan malah menimbulkan kecemasan tersendiri untuk Anda. Contohnya adalah mendekor rumah agar tampak cantik saat di upload di Instagram dan memaksakan kegiatan terlihat seru.
James menyarankan Anda untuk mengingat alasan mengapa Anda melakukannya alih-alih memaksakan semuanya tampak sempurna.
"Alasan mengapa kita makan malam bersama bukan karena tempat yang sempurna tetapi karena agar kita bisa terhubung sebagai manusia" Tambahnya.
6. Prioritaskan kepositifan
Liburan memberikan tekanan kepada Anda untuk selalu merasa gembira dan bahagia. Hal ini tentu tidak baik.
Alih-alih memaksakan selalu ceria saat liburan, James dan Pileggi merekomendasikan Anda untuk memprioritaskan aktivitas yang membuat suasana hati Anda baik. Emosi positif ini mencakup perasaan tenang, inspirasi, cinta, dan sejenisnya.
Nah, berikut tadi adalah artikel mengenai 6 tips untuk liburan yang bahagia. Semoga bermanfaat!

Drean Muhyil Ihsan
Editor
