Gagal Lanjutkan Rekor, Cadangan Devisa Mei 2021 Menipis Jadi US$136,4 Miliar
- JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa hingga akhir Mei 2021 sebesar US$136,4 miliar. Cadangan devisa ini menipis dibandingkan...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa hingga akhir Mei 2021 sebesar US$136,4 miliar.
Cadangan devisa ini menipis dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2021 sebesar US$138,8 miliar. Padahal bulan lalu, cadangan devisa Indonesia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah sejak merdeka pada 1945.
Posisi cadangan devisa Mei 2021 setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
- Gagal Lanjutkan Rekor, Cadangan Devisa Mei 2021 Menipis Jadi US$136,4 Miliar
- Hingga Akhir Mei 2021, Penjualan Batu Bara ke Luar Negeri Tembus 51,8 Juta Ton
- Terkontraksi 3,9 Persen pada Kuartal I-2021, Jepang Kini Berharap pada Olimpiade
Selain itu, posisi cadangan devisa juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
“Kami menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi BI dalam keterangan resmi, Selasa 8 Juni 2021.
Penurunan posisi cadangan devisa pada Mei 2021 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. Ke depan, BI memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
