Amartha Gandeng Bank Sulselbar Salurkan Kredit Rp100 Miliar untuk UMKM
- Penyaluran modal usaha akan dilakukan menggunakan sistem pola kredit channeling.

Ananda Astri Dianka
Author


PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha didirikan pada 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro/ Facebook @Amartha
( Facebook @Amartha)JAKARTA – Penyelenggara fintech peer-to-peer lending, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) menggandeng Bank Pembangunan Daerah Sulselbar untuk menyalurkan modal usaha senilai Rp100 miliar kepada UMKM setempat.
Penyaluran modal usaha akan dilakukan menggunakan sistem pola kredit channeling.
“Kerja sama yang sinergis antara Amartha dan Bank Sulselbar merupakan wujud nyata yang kami berikan untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM di luar pulau Jawa, salah satunya di Sulawesi,” kata Hadi Wenas, Chief Commercial Officer Amartha dalam siaran pers, Rabu 6 Oktober 2021.
- Chandra Asri Raih Fasilitas Balloon Payment Rp3,5 Triliun dari BNI
- Penjualan Mahaka Media (ABBA) Menipis, Kerugian Ikut Kempis
- Pengembang Kawasan Kota Deltamas (DMAS) Bukukan Marketing Sales Rp1,25 Triliun
Ia mengatakan, pertumbuhan UMKM di Sulawesi cukup baik dan terbukti lebih stabil di tengah tantangan pandemi. Namun akselerasi pengembangan UMKM ini akan lebih mudah jika dilakukan dengan menggandeng investor perbankan yang sudah berpengalaman di daerahnya seperti Bank Sulselbar.
Perkembangan UMKM di Sulawesi terbukti lebih stabil dan memiliki daya tahan yang cukup baik meskipun tantangan pandemi COVID-19 belum usai. Pada 2021, wilayah Sulawesi memiliki tingkat keberhasilan bayar terjaga di 99%.
Sebelumnya, Amartha telah melakukan ekspansi ke pulau Sulawesi sejak tahun 2019, yang tersebar di empat provinsi di Sulawesi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Hingga September 2021, penyaluran dana untuk UMKM di Sulawesi sudah mencapai lebih dari 371 miliar rupiah, dan diprediksi dapat menembus 600 miliar rupiah hingga akhir tahun 2021. Potensi UMKM di Sulawesi juga sangat baik untuk dikembangkan, Amartha mengelola lebih dari 140,000 mitra di Sulawesi.

Amirudin Zuhri
Editor
