Usai Pidato Jokowi, Rupiah Ditutup Perkasa
- Menurut data perdagangan Bloomberg, hari ini nilai kurs rupiah ditutup melemah 60 poin di posisi Rp15.281 per-dolar AS.

Idham Nur Indrajaya
Author


JAKARTA - Nilai kurs rupiah ditutup perkasa pada perdagangan hari ini setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kenegaraan dalam agenda Nota Keuangan hari ini, Rabu, 16 Agustus 2023.
Menurut data perdagangan Bloomberg, hari ini nilai kurs rupiah ditutup melemah 60 poin di posisi Rp15.281 per-dolar AS.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa, 15 Agustus 2023, nilai kurs rupiah ditutup melemah 26 poin di level Rp15.341 per-dolar AS.
- Industri Mobil Jepang Tertolong Melemahnya Yen
- BRI Sambut Baik Rencana OJK Soal Peningkatan Mutu Digital Bank
- Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Beda Thread VS Twitter
Dalam pidato kenegaraannya, Jokowi menyampaikan soal dampak positif dari upaya hilirisasi yang tengah didongkrak oleh pemerintah.
Jokowi pun menjelaskana bahwa menurut perhitungan pemerintah, dalam 10 tahun pendapatan perkapita Indonesia diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp150 juta, Rp217 juta dalam 15 tahun, dan Rp331 juta dalam 22 tahun.
Jokowi pun menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 diperkirakan mencapai 5,2%. Ia pun menyampaikan perkiraan soal nilai kurs rupiah yang akan bergerak di kisaran Rp15.000 per-dolar AS.
"Rata-rata nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak di sekitar Rp15.000 per-dolar AS," ujar Jokowi dikutip dari tayangan YouTube, Rabu, 16 Agustus 2023.
- Perusahaan Perlu Tingkatkan Kapasitas Governansi untuk Adopsi ESG
- 3 Langkah Baru Pemerintah untuk Sebarkan 'Virus' ESG
- Komitmen ESG, Alam Sutera Konsisten Bantu Kebutuhan Masyarakat Sekitar
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menambahkan faktor lain yang mendukung rupiah dari dalam negeri, yakni surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2023.
Badan Pusat Statistik mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$1,31 miliar (Rp20,01 triliun), yang mana surplus ini sudah terjadi berturut-turut sejak Mei 2020.
"Surplus neraca perdagangan ditopang oleh surplus neraca komoditas nonmigas, disumbang oleh komoditas bahan bakar mineral terutama batu bara, lemak, serta minyak hewan dan nabati," kata Ibrahim kepada wartawan, Rabu, 16 Agustus 2023.
Menurut Ibrahim, untuk perdagangan besok, nilai kurs rupiah kemungkinan ditutup melemah di rentang Rp15.350-Rp15.330 per-dolar AS.

Laila Ramdhini
Editor
