Energi

Rayu Investor Asing, PLN Pamer Proyek PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara

  • Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan hingga awal Agustus progres proyek PLTS Cirata telah mencapai 78,4% dan ditargetkan dapat beroperasi sepenuhnya pada akhir 2023.
PLTS.jpeg

JAKARTA - PT PLN (Persero) akan pamerkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dalam flagship event ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) yang akan diadakan pada 5-6 September 2023 di Jakarta. Proyek tersebut merupakan salah satu upaya transformasi digital oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Pada acara tersebut, nantinya PLN akan memberikan penjelasan kepada investor asing mengenai proyek PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara, yang memiliki kapasitas sebesar 145 Megawatt Alternating Current (MWac) atau setara dengan 192 Megawatt peak (MWp). Proyek tersebut berlokasi di Waduk Cirata, Jawa Barat. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dikutip dari Antara menjelaskan hingga awal Agustus progres proyek PLTS Cirata telah mencapai 78,4% dan ditargetkan dapat beroperasi sepenuhnya pada akhir 2023. 

Selain itu, PLN juga akan membahas langkah-langkah transformasi digital yang telah menjadi kekuatan perusahaan selama tiga tahun terakhir.

PLN menganggap skema kerja sama investasi dari PLTS Terapung Cirata memiliki daya tarik yang dapat memacu minat investor untuk mengembangkan proyek serupa di daerah lain. Selain itu, keberadaan PLTS Terapung Cirata juga menjadi bukti bahwa pengembangan energi bersih di Indonesia dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

Melalui proyek PLTS tersebut, PLN menegaskan komitmennya pada upaya mengurangi emisi karbon dengan pengembangan PLTS terapung pertama yang juga akan menjadi pasokan utama energi bersih di wilayah Pulau Jawa.

"PLTS ini merupakan gebrakan pemerintah Indonesia. Komitmen nyata dalam transisi energi. PLTS terapung pertama dan terbesar yang Indonesia punya dan ini sedang kami kembangkan. Kesuksesan proyek PLTS Cirata menjadi pilot project yang bisa dikembangkan di wilayah lain," ujar Darmawan.