Ekonomi Membaik, Ini Sektor yang Pimpin Pemulihan Versi Bank Mandiri
- JAKARTA – Seiring dengan berbagai kebijakan pemulihan ekonomi dari pemerintah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melihat perbaikan secara sektoral sudah mulai...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Seiring dengan berbagai kebijakan pemulihan ekonomi dari pemerintah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melihat perbaikan secara sektoral sudah mulai terlihat.
Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro menjelaskan, beberapa sektor yang terlihat pulih lebih cepat yaitu terkait kebutuhan pokok baik produksi, distribusi dan perdagangannya. Seperti industi makan dan minum, pendidikan, jasa kesehatan, air, listrik, informasi dan komunikasi.
Lebih lanjut, ia memaparkan pemulihan ekonomi saat ini sudah bergerak ke sektor durable goods dan turunannya seperti industri manufaktur, angkutan darat dan logistik serta pertambangan.
- Pandemi 2020, Emiten Properti Repower Asia (REAL) Justru Catat Peningkatan Penjualan Hingga 25,25 Persen
- Didatangi Jokowi, Progres Konstruksi Tol Pekanbaru-Bangkinang Sudah Capai 65,7 Persen
- Pertamina Tegaskan Informasi tentang Hadiah 40th Anniversary Celebration Hoaks
“Di tahap akhir, pemulihan ekonomi terjadi di sektor angkutan udara, perhotelan dan properti untuk segmen menengah-atas,” kata Andry Asmoro media gathering, Rabu 19 Mei 2021.
Di samping itu, komoditas seperti CPO, batu bara, minyak mentah dan nikel, telah menjadi faktor penting yang membantu pemulihan perekonomian. Terutama di wilayah berbasiskan komoditas, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
“Harga-harga komoditas penting bagi Indonesia seperti CPO, batubara, minyak, dan nikel sudah tinggi. Ke depan, harga-harga komoditas secara rata-rata masih akan di level yang relatif tinggi dibandingkan tahun lalu” tambah Andry.
Dalam kesempatan yang sama, Head of Macroeconomic & Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina menyatakan, ekonomi pada kuartal II-2021 bisa tumbuh ke level 6%. Pertumbuhan bisa tercapai hanya jika vaksinasi dan proses pemulihan ekonomi berjalan dengan lancar.
Bank Mandiri juga memperkirakan, ekonomi RI hingga akhir 2021 bisa positif 4,4%. “Belanja anggaran PEN serta vaksinasi masif ini on track. Jadi Q2-2021 kami proyeksikan bisa tumbuh di atas 6%,” kata Dian.
