Bursa Saham

Setelah Pola Bullish Flag Terkonfirmasi, IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen

  • Menurut data RTI Business, Kamis, 6 Juli 2023, IHSG ditutup menguat 0,57% di posisi 6.757,33 setelah sebelumnya bergerak di rentang 6.712,07-6.766,27.
Ilustrasi Bursa - Panji 4.jpg
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 12 Januari 2023. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,57% pada perdagangan hari ini, Kamis, 6 Juli 2023, setelah pola bullish flag terkonfirmasi pada perdagangan sebelumnya.

Menurut data RTI Business, Kamis, 6 Juli 2023, IHSG ditutup menguat 0,57% di posisi 6.757,33 setelah sebelumnya bergerak di rentang 6.712,07-6.766,27.

Pagi ini, IHSG dibuka melemah di level 6.718,26 setelah sebelumnya ditutup menguat 0,56% di posisi 6.718,97 pada perdagangan Rabu, 5 Juli 2023.

Research Analyst PT BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra pagi ini menyampaikan bahwa pergerakan bursa saham di tingkat global akan dipengaruhi oleh risalah bank sentral Amerika Serikat (AS) alias The Federal Reserve (The Fed) yang dirilis semalam.

"Dalam risalah Federal Open Market Committee (FOMC), sebagian besar pejabat menunjukkan kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut di masa depan," kata Maxi dikutip dari riset harian, Kamis, 6 Juli 2023.

Dalam risalah tersebut, diungkapkan bahwa sebagian besar pejabat The Fed menyetujui kenaikan suku bunga lebih lanjut di masa depan demi menyurutkan inflasi yang masih di atas target.

Kendati demikian, IHSG berhasil menguat pada perdagangan hari ini sementara indeks-indeks bursa Asia terpantau melemah.

Indeks Nikkei ditutup melemah 1,7% di posisi 32.773 sementara Hang Seng mengalami penurunan yang lebih drastis, yakni sebesar 4,02% di level 18.533.

Kemudian, indeks Shanghai pun melemah 0,54% di level 3.205,57, sedangkan indeks Straits Time menyusut 1,1% di posisi 3.150,43.

Indeks bursa Wall Street pun turut terpukul seusai The Fed merilis risalah pertemuan mereka pada Juni 2023.

Indeks Dow Jones melemah 0,38% di posisi 34.288, S&P 500 menurun 0,2% di level 4.446,82, sedangkan Nasdaq menyusut 0,18% di level 13.791.

Founder WH Project William Hartono mengatakan bahwa pola bullish flag IHSG akhirnya terkonfirmasi pada perdagangan kemarin, dan pola itu terbuktikan oleh penguatan IHSG yang terjadi hari ini.

"Umumnya, konfirmasi hari pertama (6 Juli 2023) akan memicu fase retest, namun melihat adanya kenaikan nilai transaksi, kami menilai bahwa penguatan IHSG kali ini sudah lebih valid untuk konfirmasi pola dan melanjutkan penguatan," kata William dikutip dari riset harian, Kamis, 6 Juli 2023.

Top Gainers  

1. PT TBS Energy Utama Tbk (TOBA) 
Rp400 > Rp476 (+19%)        

2. PT Global Mediacom Tbk (BMTR) 
Rp326 > Rp374 (+14,72%)       

3. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)
Rp1.170 > Rp1.340 (+14,53%)        

4. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) 
Rp160 > Rp176 (+10%)       

5. PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) 
Rp170 > Rp185 (+8,82%)   

Top Losers 

1. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
Rp610 > Rp520 (-14,75%) 

2. PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) 
Rp88 > Rp77 (-12,5%)       

3. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) 
Rp176 > Rp159 (-9,66%)       

4. PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) 
Rp156 > Rp141 (-9,62%)       

5. PT PAM Mineral Tbk (NICL) 
Rp314 > Rp286 (-8,92%)