BUMN PTPP Rilis Surat Utang Rp4 Triliun
- Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menerbitkan surat utang dengan target mengantongi dana Rp4...

Sukirno
Author
JAKARTA – Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menerbitkan surat utang dengan target mengantongi dana Rp4 triliun untuk refinancing.
Aksi korporasi PTPP berupa Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III dan Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I dengan total target dana sebesar Rp4 triliun. Target dana sebesar itu terdiri dari Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp3 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I sebesar Rp1 triliun.
“Perseroan akan melaksanakan masa bookbuilding mulai 9 Juni-16 Juni 2021. Masa penawaran umum rencananya akan dilaksanakan pada 29 Juni 2021 dan rencana penjatahan dilaksanakan 30 Juni 2021,” kata Direktur Utama PT PP (Persero) Novel Arsyad dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.
- Erick Thohir Bentuk Tim Restrukturisasi Utang Garuda Indonesia
- Ekspansi Terus! Ace Hardware Buka Gerai Baru di Jogja City Mall
- BUMN PTPP Rilis Surat Utang Rp4 Triliun
PUB Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp3 triliun akan dilaksanakan dalam 2 tahap. Dalam tahap pertama ini, perseroan merilis pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp1,5 triliun.
Dalam PUB tersebut terbagi dalam 2 Seri, yaitu Seri A untuk jangka waktu 3 tahun dengan kupon 8,25%-9,25% dan Seri B untuk jangka waktu 5 tahun dengan kupon 8,75%-9,75%. Obligasi Berkelanjutan ini telah mendapatkan peringkat atau rating idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Dana yang berhasil dihimpun nantinya akan dialokasikan sebesar 69% untuk refinancing dan 31% untuk modal kerja perusahaan. Sedangkan, sisa PUB Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp1,5 triliun akan ditawarkan oleh PTPP dalam tahap kedua.
Bersamaan dengan PUB Obligasi Berkelanjutan tersebut, perseroan juga melakukan PUB Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP (Sukuk Berkelanjutan) dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp1 triliun.
Dalam penawaran Sukuk Berkelanjutan tersebut, PTPP akan merilis Tahap I dengan dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp500 miliar (Sukuk Mudharabah).
Sukuk Mudharabah ini telah mendapatkan peringkat atau rating idA(sy) (Single A Syariah) dari Pefindo. Alokasi penggunaan dana tersebut akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perusahaan. Sisa PUB Sukuk Berkelanjutan I sebesar Rp500 miliar akan ditawarkan oleh PTPP dalam tahap kedua.
Dalam melaksanakan aksi korporasi ini, PTPP telah menunjuk 4 perusahaan sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi (PPE) atau Joint Lead Underwriter (JLU), yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT BNI Sekuritas, dan PT Samuel Sekuritas. Sedangkan untuk profesi penunjang lainnya, perseroan menunjuk menunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) sebagai Wali Amanat.
Novel mengatakan diperkirakan surat utang tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juli 2021. Seluruh dana yang dihimpun dalam penerbitan PUB Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan tahap pertama dengan total sebesar Rp2 triliun akan digunakan oleh perseroan untuk mendanai refinancing dan modal kerja perusahaan. (SKO)
