Industri

UMKM Mau Naik Kelas? Simak Tips Bisnis Digital dari BCA

  • JAKARTA – Kemampuan adaptasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di era digital menjadi salah satu kunci bertahan di persaingan bisnis yang makin terbuka. Sayangnya, UMKM di Indonesia masih banyak mengalami kesulitan untuk beralih menjalankan bisnisnya secara daring. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pengusaha UMKM agar bisnis dan produknya bisa naik kelas. […]

<p>Pemilik showroom dan bengkel Gitar &#8220;music666&#8221;, Ridwan mendemonstrasikan gitar yang akan dijual secara daring di  Ciledug, Tangerang, Banten, Rabu 22 Juli 2020. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terus mendorong 10 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhubung dengan platform digital atau &#8220;go online&#8221; hingga akhir tahun ini. Perubahan tren dan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas di luar rumah terbukti dapat memberi peluang lebih besar kepada UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital untuk bertahan atau bahkan melaju di tengah pandemi COVID-19. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Pemilik showroom dan bengkel Gitar “music666”, Ridwan mendemonstrasikan gitar yang akan dijual secara daring di Ciledug, Tangerang, Banten, Rabu 22 Juli 2020. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terus mendorong 10 juta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhubung dengan platform digital atau “go online” hingga akhir tahun ini. Perubahan tren dan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas di luar rumah terbukti dapat memberi peluang lebih besar kepada UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital untuk bertahan atau bahkan melaju di tengah pandemi COVID-19. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – Kemampuan adaptasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di era digital menjadi salah satu kunci bertahan di persaingan bisnis yang makin terbuka.

Sayangnya, UMKM di Indonesia masih banyak mengalami kesulitan untuk beralih menjalankan bisnisnya secara daring.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pengusaha UMKM agar bisnis dan produknya bisa naik kelas. Langkah pertama, UMKM disarankan untuk berbagi tips inspiratif dengan calon konsumen.

Adapun berbagai tips inspiratif yang dibagikan untuk para pelaku UMKM antara lain pertama, bekerjasama dengan komunitas di media sosial. Pasalnya, Gen Z mengharapkan kolaborasi antara pelaku bisnis dengan komunitas.

Adanya kolaborasi ini juga bisa di sesuaikan dengan lini bisnis yang dimiliki. Bentuknya juga beragam seperti posting dan tags di media sosial untuk meningkatkan engagement.

Kedua, produksi konten yang inspiratif, informatif dan menyenangkan, tips ini menjadi pilihan untuk pelaku bisnis yang ingin menyasar kalangan anak muda. Berdasarkan riset yang dilakukan, sebanyak 57% generasi Z menyukai konten yang kreatif.

Ketiga adalah konten beriklan, selain secara organik pemasaran melalui media sosial juga dapat dilakukan dengan beriklan. Iklan ini akan membantu produk yang kita promosikan masuk ke halaman utama timeline pengguna yang sesuai.

Keempat, mencermati customer journey untuk meningkatkan penjualan melalui platform media sosial. Salah satunya juga dapat dilakukan dengan menentukan cycle ini. Adapun ini terdiri dari awareness, consideration, transaction dan retention & advocacy.

“Kami memahami bahwa di tengah ruang gerak yang terbatas saat ini, pelaku UMKM membutuhkan ruang untuk mempromosikan produk yang dimiliki dan meningkatkan skill untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Freddy Iman selaku EVP Commercial & SME BCA dalam keterangan resmi, Selasa 15 Juni 2021.

Tak hanya itu, video sharing merupakan platform yang membantu UMKM dapat bertumbuh, hal ini dapat diwujudkan melalui organik dan iklan. Video pendek terbukti menjadi jawaban untuk meningkatkan kepercayaan dan mempengaruhi behaviour pembeli.

Di samping itu terdapat pula empat pilar yang bisa mendukung perencanaan bisnis yaitu curation, community, conversation, dan commerce.