Uber Berharap Untung di Akhir 2020
SAN FRANCISCO – Meski penghasilan di akhir tahun lalu menunjukkan penurunan, tetapi Uber yakin bahwa keadaan akan berbalik pada akhir tahun 2020. Nelson Chai, CFO Uber mengatakan, perusahaannya sudah merencanakan strategi agar pendapatan tahun ini menguntungkan. “Kami menjalankan pekerjaan penting dan tim berusaha untuk mencapai tonggak di tahun ini,” ujarnya. Pada tahun 2019, Uber mengalami […]

Ananda Astri Dianka
Author


SAN FRANCISCO – Meski penghasilan di akhir tahun lalu menunjukkan penurunan, tetapi Uber yakin bahwa keadaan akan berbalik pada akhir tahun 2020.
Nelson Chai, CFO Uber mengatakan, perusahaannya sudah merencanakan strategi agar pendapatan tahun ini menguntungkan.
“Kami menjalankan pekerjaan penting dan tim berusaha untuk mencapai tonggak di tahun ini,” ujarnya.
Pada tahun 2019, Uber mengalami kerugian sebesar $8 miliar, meskipun hamper separuhnya ($4,6 miliar) adalah biaya kompensasi berbasis saham dengan IPO perusahaan. Meskipun demikian, perjalanan dan pemesanan bruto meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan tahun 2018. Pendapatan perusahaan pun masih cukup berada di angka $14,1 miliar.
Di akhir tahun ini, Uber optimis akan mengalami peningkatan penghasilan yang berarti. Pihaknya menyadari bahwa investor semakin menuntut pertumbuhan yang menguntungkan sehingga mereka berusaha untuk melakukan inovasi yang berkelanjutan, misalnya dengan meningkatkan eksekusi dalam skala platform secara global.
