Trump Dikabarkan Akan Pecat Ketua The Fed, Bisa Jadi Katalis Positif untuk Bitcoin?
- Kabar tentang kemungkinan pergantian Jerome Powell bukan hanya memantik spekulasi di kalangan politikus, tetapi juga memicu kekhawatiran di kalangan investor. Ketidakjelasan arah kebijakan moneter Amerika Serikat, apalagi jika dipengaruhi tekanan politik, bisa menimbulkan gejolak di pasar saham, obligasi, dan valuta asing.

Idham Nur Indrajaya
Author


JAKARTA - Kabar mengenai kemungkinan pemecatan Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tengah menjadi sorotan hangat para pelaku pasar. Langkah kontroversial ini dinilai berpotensi mengguncang stabilitas sektor keuangan tradisional, namun justru bisa membuka peluang bagi aset digital seperti Bitcoin.
Juan Leon, seorang pakar strategi investasi dari Bitwise, menilai bahwa pemecatan pemimpin bank sentral akan menciptakan preseden serius. Menurutnya, intervensi semacam itu akan memperlemah citra independensi The Fed dan berisiko mengguncang pasar keuangan global.
“Langkah seperti itu akan menandai campur tangan langsung dari eksekutif terhadap lembaga independen yang mengatur suplai uang nasional, dan itu bisa sangat merusak. Tapi menurut saya, hal ini justru akan sangat positif bagi Bitcoin,” ujar Leon, dikutip dari Decrypt, Rabu, 23 April 2025.
- Lebih Sederhana dari Pendahulunya, Ini Tahapan Pemakaman Paus Fransiskus
- BUMI Siap Lakukan Kuasi Reorganisasi: Apa Artinya dan Dampaknya bagi Investor?
- Kisruh Tak Kunjung Usai: Ini Sederet Kontroversi Megaproyek Meikarta
Bitcoin Dinilai sebagai Pelindung Aset di Tengah Ketidakpastian
Leon menjelaskan, hilangnya kepercayaan terhadap sistem ekonomi tradisional bisa mendorong masyarakat untuk mencari alternatif yang tidak bisa dimanipulasi pemerintah. Dalam skenario seperti ini, Bitcoin dapat berperan sebagai “safe haven”, mirip seperti emas.
“Ketika orang mulai kehilangan kepercayaan pada sistem keuangan konvensional, mereka akan mencari tempat berlindung yang independen,” jelas Leon lebih lanjut.
Kondisi pasar saat ini memperlihatkan tren serupa. Harga emas belakangan mencetak rekor tertinggi, seiring gejolak ekonomi global yang dipicu oleh kebijakan perdagangan agresif. Fenomena ini, menurut Leon, merupakan sinyal positif bagi pergerakan harga Bitcoin.
“Kenaikan harga emas di tengah situasi seperti ini adalah sinyal bullish bagi pergerakan dari Bitcoin,” ungkapnya.
Efek Jangka Pendek: Bitcoin Bisa Tertekan Sementara
Meskipun prospek jangka panjang Bitcoin dinilai positif, Leon mengingatkan bahwa pemecatan Powell juga bisa menimbulkan gejolak harga dalam waktu dekat. Ketidakpastian pasar dapat menyebabkan fluktuasi nilai Bitcoin sebelum akhirnya stabil.
Ia memperkirakan, korelasi negatif antara pergantian pimpinan The Fed dan harga Bitcoin kemungkinan hanya akan bersifat sementara.
Baca Juga:
Pasar Finansial Hadapi Risiko Volatilitas
Kabar tentang kemungkinan pergantian Jerome Powell bukan hanya memantik spekulasi di kalangan politikus, tetapi juga memicu kekhawatiran di kalangan investor. Ketidakjelasan arah kebijakan moneter Amerika Serikat, apalagi jika dipengaruhi tekanan politik, bisa menimbulkan gejolak di pasar saham, obligasi, dan valuta asing.
Kini, investor memusatkan perhatian pada dua hal penting: kebijakan suku bunga di masa mendatang serta stabilitas kepemimpinan di tubuh The Fed. Jika benar Trump akan mengganti Powell, bukan tidak mungkin kebijakan moneter AS akan berubah drastis. Hal ini tentu akan berdampak pada inflasi, nilai tukar dolar, hingga pertumbuhan ekonomi global.
Apakah Trump Bisa Memecat Ketua The Fed?
Pertanyaan besar yang muncul adalah: bisakah seorang presiden memecat Ketua The Fed? Secara hukum, jabatan Ketua Federal Reserve dijamin untuk masa bakti empat tahun dan hanya bisa diberhentikan atas dasar yang sah, seperti pelanggaran hukum atau etik. Dengan kata lain, Trump tidak bisa begitu saja mencopot Powell tanpa alasan yang kuat dan proses hukum yang jelas.
Meski demikian, Trump dikenal sering mengambil langkah-langkah tak terduga. Selama masa jabatannya terdahulu, ia pernah secara terbuka mengkritik Powell dan bahkan dilaporkan mencari celah hukum untuk menurunkannya dari jabatan. Walau rencana tersebut tak pernah terwujud, peluang konfrontasi antara Gedung Putih dan bank sentral AS bisa kembali terbuka, apalagi jika Trump kembali menjabat sebagai presiden.
- Bukan di LK21, Layarkaca21 dan LokLok, Berikut Cara Nonton Weak Hero Class 2 dengan Aman
- Fore Coffee (FORE) ARA Tiga Hari Pasca IPO, Siapa Saja Investor di Baliknya?
- Begini Cara Agung Podomoro Dukung Pemerintah di Sektor Perumahan
Masa Depan Bitcoin di Tengah Gejolak Politik
Situasi yang berkembang ini membuka perdebatan lebih luas tentang masa depan mata uang kripto. Jika struktur keuangan tradisional mulai diragukan, aset seperti Bitcoin yang bersifat terdesentralisasi dan tahan terhadap intervensi pemerintah bisa semakin menarik perhatian investor.
Bagi sebagian analis, kondisi ini menciptakan peluang baru. Namun bagi yang lain, ketidakstabilan politik justru menjadi faktor risiko tambahan yang membuat pasar semakin sulit diprediksi.

Ananda Astridianka
Editor
