BTN Naikkan Laba Bersih 36,75 Persen Jadi Rp625 Miliar pada Q1-2021
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk alias BTN kembali menaikkan laba bersih sebesar 36,75% year on year (yoy) menjadi Rp625 miliar pada kuartal I-2021 dari periode tahun sebelumnya Rp457 miliar.

Ananda Astri Dianka
Author


Sejumlah nasabah mengantri untuk bertransaksi di kantor pusat Menara BTN, Gajahmada, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk alias BTN kembali menaikkan laba bersih sebesar 36,75% year on year (yoy) menjadi Rp625 miliar pada kuartal I-2021 dari periode tahun sebelumnya Rp457 miliar.
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, perolehan laba bersih ditopang peningkatan pendapatan bunga. Pendapatan bunga BBTN tercatat naik 2,99% yoy menjadi Rp6,35 triliun.
“Perseroan berhasil menekan beban bunga sebesar 10,28% yoy dari Rp3,99 triliun menjadi Rp3,58 triliun,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis 22 April 2021.
Dengan langkah tersebut, pendapatan bunga bersih Bank BTN tercatat naik di level 27,32% yoy menjadi Rp2,77 triliun.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Perolehan pendapatan bunga BBTN tersebut ditopang penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp261,34 triliun per kuartal I-2021. Penyaluran kredit dan pembiayaan tersebut tercatat naik 3,19% yoy dari Rp253,25 triliun per kuartal I/2020.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 33,01% yoy menjadi Rp294,91 triliun. Kenaikan DPK tersebut juga terpantau melaju di atas rata-rata penghimpunan DPK perbankan nasional yang melaju di level 11% yoy per Januari 2021.
Peningkatan DPK disumbang kenaikan penghimpunan giro, tabungan, dan deposito yang masing-masing tumbuh sebesar 33,91% yoy, 4,29% yoy, dan 41,44% yoy. Dengan kenaikan simpanan masyarakat tersebut, Loan to Deposit Ratio (LDR) BBTN juga turun sebesar 2.561 bps ke level 88,62% di Maret 2021.
Dengan seluruh capaian kinerja tersebut, Bank BTN mencatatkan lonjakan aset di level 21,92% yoy menjadi Rp375,73 triliun per kuartal I/2021. Laju peningkatan aset tersebut juga berada di atas rata-rata peningkatan aset nasional sebesar 7% yoy per Januari 2021. (RCS)
