Tren Leisure

Tips dari Dokter untuk Menjaga Kesehatan Mata Saat Work From Home

  • Penggunaan perangkat elektronik seperti laptop ketika work from home dapat memicu berbagai masalah pada mata. Inilah tips dari dokter untuk menjaga kesehatan mata.
<p>Ilustrasi gerakan kerja dari rumah (work from home) dan jaga jarak sosial (social distancing) untuk mencegah penyebaran virus corona. / Pixabay</p>

Ilustrasi gerakan kerja dari rumah (work from home) dan jaga jarak sosial (social distancing) untuk mencegah penyebaran virus corona. / Pixabay

(Istimewa)

JAKARTA - Penggunaan perangkat elektronik seperti laptop ketika bekerja dari rumah (work from home) dapat memicu berbagai masalah pada mata, seperti mata yang kering, gatal dan kemerahan. Selain itu, ada hal yang perlu diwaspadai terkait penggunaan perangkat elektronik seperti komputer, laptop atau gawai yang terlalu lama saat Anda bekerja, yaitu Computer Vision Syndrome.

Seperti yang dilansir dari laman resmi Sehat Negeriku, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Dr. M. Sidik, SpM(K) mengatakan bekerja dengan menatap komputer terlalu lama dapat berpotensi mengakibatkan Computer Vision Syndrome, yakni kondisi dimana mata memerah, berair, gatal, kadang-kadang sampai sakit kepala.

“Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,” katanya dalam konferensi pers Hari Penglihatan Sedunia secara online, Selasa (12/10) yang dikutip dari laman Sehat Negeriku pada 13 Oktober 2021.

Ciri-ciri dari computer vision syndrome sendiri meliputi timbulnya gejala kelelahan pada mata, yang ditandai dengan mata yang kemerahan, berair, terasa gatal, lelah, dan menimbulkan sakit kepala.

Hal tersebut disebabkan karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam selama bekerja. Efek yang ditimbulkan yaitu akan terjadi kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh objek terlihat ganda atau buram, namun efek tersebut hanya sesaat dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.

Untuk mencegah hal itu, Sidik menyarankan untuk menggunakan komputer maksimal selama 2 jam saja lalu dilanjutkan dengan istirahat 10 menit sampai 15 menit.

“Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai, bukan berarti istirahat terus melihat gawai,” tegasnya.

Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata, Sidik biasa menyebutnya dengan ‘rule of twenty’. Ia menjelaskan setelah 20 menit bekerja dengan komputer mata istirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 feet atau 6 meter. Hal tersebut dinilai  akan mengurangi beban mata, istirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali.

Selain itu, Anda juga bisa mengimbangi diet harian Anda dengan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan berasal dari buah-buahan dan sayuran yang mengandung kaya akan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh.

Anda bisa mencoba memulai dengan mengonsumsi salad bayam atau kangkung dengan sayuran berwarna-warni di atasnya. Hal ini karena sayuran hijau mengandung nutrisi seperti lutein dan zeaxanthin yang berfungsi untuk mengurangi timbulnya penyakit mata.

Selain itu, vitamin A yang terkandung dalam sayuran berwarna kuning dan oranye seperti wortel dan ubi jalar juga dapat meningkatkan kesehatan mata. Anda juga bisa menambahkan diet harian Anda dengan mengonsumsi buah-buahan seperti pisang, anggur, dan mangga karena mengandung vitamin C dan antioksidan yang dapat mencegah penyakit mata.