TheoTown, Game yang Sedang Digandrungi Masyarakat Indonesia
- Baru-baru ini nama game TheoTown sedang ramai jadi bahan perbincangan gamer Indonesia. Di game ini, kamu berperan sebagai pemerintah yang bertanggung jawab membangun infrastruktur sekaligus merancang berbagai kebijakan.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Baru-baru ini nama game TheoTown sedang ramai jadi bahan perbincangan gamer Indonesia. Di game ini, kamu berperan sebagai pemerintah yang bertanggung jawab membangun infrastruktur sekaligus merancang berbagai kebijakan.
Berkat kreativitas para pemain, TheoTown sering dijadikan sarana kritik sosial dan politik yang dibungkus secara humoris. Banyak momen unik dibagikan, mulai dari menaikkan pajak secara ekstrem hingga membakar hutan untuk membuka perkebunan sawit, demo di Gedung DPR, mengadakan konser, dan lain sebagainya.
Efek Fear of Missing Out (FOMO) menjadi fenomena yang semakin lumrah ditemui, dan hal inilah yang membuat TheoTown cepat populer di Indonesia. Banyak pemain membagikan cuplikan permainan TheoTown di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X.
- Baca Juga: Alasan Gen Z dan Alpha Menyukai Game Roblox
Alhasil, orang yang belum pernah memainkan game ini terdorong untuk mencobanya. Ditambah lagi, karena game ini ringan dan bisa dimainkan bahkan di perangkat berspesifikasi rendah, jumlah pemain TheoTown terus bertambah seiring waktu.
Apa Itu Game TheoTown?

TheoTown dikembangkan oleh BlueFlower, sebuah studio game independen dari Jerman. Meski bukan perusahaan besar di industri game, BlueFlower sukses menghadirkan simulasi pembangunan kota yang detail dan adiktif.
Game Garapan BlueFlower dan Lobby Divinus ini dirilis pada 2019. Menariknya, TheoTown baru populer di Indonesia pada 2026. Berbagai postingan para pemain tentang kota virtual mereka kini ramai di berbagai platform media sosial.
TheoTown adalah game simulasi pembangunan kota di mana pemain berperan sebagai wali kota, perencana wilayah, dan pengelola kebijakan publik sekaligus. Kamu tidak hanya membangun gedung, tapi juga harus merencanakan masa depan kota.
Inti dari permainan ini adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kebutuhan warganya. Jika kota besar tapi kacau, warganya bisa pindah dan ekonomi bisa runtuh.
TheoTown bisa dimainkan tanpa perangkat high-end. Game ini kompatibel dengan komputer yang menjalankan Windows 7, prosesor Intel Pentium, dan memiliki RAM 1 GB.
Selain itu, TheoTown juga tersedia di perangkat mobile dan bisa diunduh gratis dengan ukuran file sekitar 88 MB. Game ini ramah bagi pemula karena menawarkan dua mode permainan utama yaitu Sandbox dan Simulasi. Mode Sandbox memberi kebebasan penuh bagi pemain dengan dana tak terbatas.
Mode Sandbox sangat cocok untuk pemain yang ingin memahami mekanisme permainan dan mencoba berbagai jenis bangunan. Di sini, pemain bisa bereksperimen dengan tata kota tanpa khawatir rugi atau bangkrut. Sementara, Mode Simulasi menawarkan tantangan pengelolaan kota yang lebih realistis.
Pemain harus mengatur pemasukan, pengeluaran, dan pajak dengan hati-hati, karena kesalahan perencanaan bisa menyebabkan defisit anggaran dan menghambat pertumbuhan kota. Pemain juga bisa memanfaatkan plugin untuk menambah variasi bangunan, infrastruktur, dan dekorasi.
Selain memperkaya tampilan kota, plugin memberikan kebebasan berkreasi sesuai gaya bermain. Banyak pemain TheoTown di Indonesia menggunakan plugin untuk menghadirkan bangunan bernuansa lokal, seperti Monumen Nasional hingga Gedung MPR.

Distika Safara Setianda
Editor
