Korporasi

Teken Financial Closing, Adhi Karya Garap Jalintim Palembang Mulai Maret

  • Proyek bernilai Rp982,4 miliar ini akan menjadi proyek Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (BUP KPBU) pertama yang menggunakan skema availability payment (AP).

<p>Pengerjaan proyek PT Adhi Karya</p>

Pengerjaan proyek PT Adhi Karya

(TrenAsia)

JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah melakukan pemenuhan pembiayaan (financial close) untuk pembangunan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Palembang.

Proyek bernilai Rp982,4 miliar ini akan menjadi proyek Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (BUP KPBU) pertama yang menggunakan skema availability payment (AP).

“Skema pembayaran dari Kementerian PUPR kepada PT JAA menggunakan skema availability payment (AP), di mana ini adalah AP pertama di Indonesia,’ tulis Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Parwanto Noegroho dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu, 24 Februari 2021.

Skema ini berarti pemerintah membayar langsung kepada BUP KPBU sementara pihak badan usaha membangun dan memelihara infrastruktur selama waktu yang disepakati. Pembayaran dilakukan dengan metode pencicilan memakai anggaran belanja dan pendapatan negara (APBN).

Dalam keterbukaan informasi yang diterima TrenAsia, proyek Jalintim Sumatera di Palembang memiliki panjang 29,87 kilometer dan terbagi menjadi enam ruas. Proyek ini akan mulai dikerjakan 4 Maret 2021.

Proyek ini memiliki rentang waktu konsesi selama 15 tahun dengan 3 tahun masa konstruksi selama 2021-2023 dan 12 tahun masa pembayaran selama 2024-2035.

Anak usaha ADHI, PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA) menjadi badan usaha pelaksana proyek ini. JAA merupakan perusahaan patungan antara ADHI dengan PT Brantas Abipraya (Persero) Tbk. ADHI memegang 60% porsi saham dan Brantas Abipraya memegang 60% saham.

Selain proyek ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) berencana akan menggunakan skema AP untuk dua proyek lainnya. Proyek tersebut adalah Jalintim Riau dan penggantian 38 jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa.

Untuk proyek Jalintim Riau, ADHI juga baru saja memenangkan tender proyek preservasi ini pada Senin, 22 Februari 2021. Proyek ini memiliki panjang 43 kilometer dengan nilai investasi proyek sebesar Rp525 miliar.