Tren Pasar

Stablecoin Berpotensi Rombak Keuangan Global, Ini Sebabnya

  • Stablecoin adalah jenis aset kripto atau “uang digital” yang nilainya dibuat stabil karena diikat (dipatok) ke aset nyata seperti Dolar atau Euro.
closeup-golden-bitcoins-dark-reflective-surface-histogram-decreasing-crypto.jpg
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Freepik)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Stablecoin makin dipandang sebagai faktor yang berpotensi mengubah lanskap pembayaran global, terutama dalam transaksi lintas negara yang selama ini dikenal mahal dan lambat. 

Dikutip analisis Financial Times, Jumat, 9 Januari 2025, dampak terbesar stablecoin terhadap sistem keuangan internasional justru bukan berasal dari teknologi blockchain, melainkan dari kompetisi baru yang diperkenalkannya ke dalam pasar pembayaran yang sudah lama didominasi segelintir pemain besar.

Stablecoin adalah jenis aset kripto atau “uang digital” yang nilainya dibuat stabil karena diikat (dipatok) ke aset nyata, biasanya mata uang resmi suatu negara seperti dolar AS. Artinya, jika satu stablecoin dipatok ke dolar AS, maka 1 stablecoin = 1 dolar AS.

Berbeda dengan Bitcoin atau Ethereum yang harganya bisa naik-turun tajam, stablecoin dirancang agar tidak bergejolak, sehingga lebih cocok digunakan untuk pembayaran, pengiriman uang, dan transaksi harian. 

Contoh stablecoin yang populer di dunia adalah USDT (Tether) dan USDC, yang keduanya dipatok ke dolar AS. Dengan nilai yang relatif stabil dibandingkan kripto lain, stablecoin dinilai cocok digunakan sebagai alat pembayaran dan transfer dana lintas batas. 

Dalam konteks pembayaran internasional, teknologi ini digadang-gadang mampu memangkas biaya transaksi dan mempercepat proses yang selama ini bergantung pada jaringan perbankan tradisional.

Kendala Pembayaran Lintas Negara

Masalah utama dalam sistem pembayaran lintas negara saat ini adalah tingginya biaya dan panjangnya rantai perantara. Data Bank Dunia menunjukkan, biaya pengiriman remitansi sebesar US$200 secara global rata-rata masih berada di atas 6 persen dari nilai transaksi. 

Biaya tersebut berasal dari berbagai lapisan perantara, mulai dari bank pengirim, bank koresponden, hingga lembaga kliring. Stablecoin berpotensi memangkas biaya ini dengan mengurangi kebutuhan akan perantara, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkannya. Namun, Financial Times menekankan teknologi blockchain bukan satu-satunya solusi untuk persoalan biaya tersebut. 

Fakta bahwa perusahaan fintech seperti Wise mampu menekan biaya transfer lintas negara hingga sekitar 0,5% tanpa menggunakan blockchain menunjukkan bahwa efisiensi lebih banyak ditentukan oleh model bisnis dan struktur pasar, bukan sekadar teknologi yang dipakai. 

Hal ini mengindikasikan persoalan utama pembayaran global terletak pada kurangnya kompetisi, bukan keterbatasan teknis. Kendati demikian, stablecoin tetap menghadapi tantangan besar, terutama di sisi regulasi. 

Untuk beroperasi secara luas, penerbit dan penyedia layanan stablecoin harus mematuhi aturan anti-pencucian uang (AML), mengenal nasabah (KYC), serta berbagai persyaratan kepatuhan lain. 

Jika kewajiban ini membuat stablecoin harus menanggung biaya kepatuhan yang sama dengan bank dan lembaga keuangan tradisional, maka keunggulan biaya yang dijanjikan bisa berkurang secara signifikan. 

Di sisi lain, kehadiran stablecoin, bersama fintech dan bank digital, berpotensi mengganggu struktur oligopoli dalam sistem pembayaran global yang selama ini dikuasai segelintir jaringan besar. 

Meningkatnya jumlah pemain dapat menciptakan tekanan kompetitif, memaksa penyedia layanan lama untuk menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi demi mempertahankan nasabah. Kesimpulannya, stablecoin memang berpotensi mengguncang sistem pembayaran global, tetapi bukan semata karena kecanggihan blockchain. 

Dampak terbesarnya justru berasal dari kompetisi pasar dan pendekatan biaya baru yang memaksa sektor keuangan tradisional untuk berbenah. Dalam jangka panjang, perubahan ini bisa memberi manfaat nyata bagi konsumen dan pelaku usaha, terutama dalam transaksi lintas negara yang lebih murah dan cepat.