Tren Inspirasi

Siapa Ahmad Jilul? Intip Profil Seskab Kabinet Bayangan

  • Profil Ahmad Jilul Qur'ani Farid, Sekretaris Kabinet Bayangan. Simak pendidikan, karier, peran, serta kiprahnya dalam mengawal kebijakan pemerintah.
jiluk.jpg

JAKARTA, TRENASIA.ID – Nama Ahmad Jilul Qur'ani Farid mulai menjadi perhatian publik setelah dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) Kabinet Bayangan, sebuah inisiatif yang digagas koalisi masyarakat sipil untuk mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus menawarkan alternatif kebijakan berbasis kajian.

Kabinet Bayangan diperkenalkan kepada publik pada 27 Juli 2026 dan diprakarsai oleh sejumlah akademisi, aktivis, serta pakar kebijakan publik, termasuk pakar hukum tata negara Feri Amsari. Dalam struktur tersebut, Ahmad Jilul Qur'ani Farid atau yang akrab disapa Ahmad Jilul QF dipercaya mengemban peran sebagai Sekretaris Kabinet.

Posisi tersebut membuatnya bertanggung jawab mengoordinasikan para menteri bayangan, menyusun agenda kerja, serta memastikan setiap kajian dan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan kabinet berjalan secara terintegrasi.

Siapa Ahmad Jilul Qur'ani Farid?

Ahmad Jilul Qur'ani Farid merupakan akademisi sekaligus aktivis masyarakat sipil yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang hubungan internasional.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada Program Studi Hubungan Internasional Universitas Airlangga (Unair). Saat menempuh studi, ia menulis skripsi bertajuk Normalisasi Hubungan Diplomatik Turki–Israel, yang mencerminkan ketertarikannya pada isu hubungan internasional dan politik luar negeri.

Selama menjadi mahasiswa, Jilul aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia tercatat terlibat di:

  • Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Airlangga.
  • Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga.
  • Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam.

Aktivitas organisasi tersebut menjadi bekal awal dalam membangun pengalaman kepemimpinan, advokasi, serta pengembangan kebijakan publik.

Pada 2020, Ahmad Jilul juga mengikuti pendidikan selama sekitar enam bulan di Universitas Darussalam Gontor untuk memperdalam kajian mengenai pandangan dunia Islam (Islamic worldview).

Baca juga : Didukung Direct Toll Access dan Shuttle Bus, Paramount Petals Kian Prospektif

Berkarier di Dunia Jurnalisme dan Gerakan Sipil

Sebelum dikenal sebagai peneliti kebijakan publik, Ahmad Jilul memiliki pengalaman di bidang jurnalistik.

Ia pernah terlibat dalam peliputan berbagai isu sosial dan kemanusiaan, termasuk pemberitaan mengenai pengungsi Rohingya. Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan berbagai persoalan hak asasi manusia, tata kelola pemerintahan, hingga isu kebijakan publik.

Selain jurnalisme, ia juga aktif dalam berbagai gerakan kepemudaan dan kampanye antikorupsi yang mendorong transparansi pemerintahan.

Kariernya kemudian berkembang ke bidang riset kebijakan publik. Saat ini Ahmad Jilul menjabat sebagai Direktur Eksekutif Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), sebuah organisasi yang berfokus pada isu transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan.

Melalui lembaga tersebut, ia aktif menyampaikan kajian mengenai kebijakan publik, reformasi birokrasi, serta penguatan sistem pengawasan pemerintahan.

Peran Ahmad Jilul semakin menonjol ketika menjadi salah satu penggagas pembentukan Kabinet Bayangan bersama Feri Amsari dan sejumlah akademisi serta aktivis lainnya.

Kabinet Bayangan dibentuk sebagai forum masyarakat sipil yang bertujuan menjalankan fungsi check and balances terhadap pemerintahan melalui pengawasan, evaluasi kebijakan, serta penyusunan rekomendasi alternatif berbasis riset (evidence-based policy).

Berbeda dengan kabinet resmi pemerintah, Kabinet Bayangan tidak memiliki kewenangan menjalankan pemerintahan. Organisasi ini berfungsi sebagai wadah pengawasan publik sekaligus ruang diskusi kebijakan yang melibatkan para ahli dari berbagai bidang.

Dalam proses pembentukannya, para anggota kabinet disebut telah melalui proses seleksi oleh panel independen yang terdiri atas akademisi dan aktivis masyarakat sipil.

Baca juga : 3 Skenario Calon Gubernur BI Baru dan Implikasi ke Pasar

Apa Tugas Ahmad Jilul sebagai Sekretaris Kabinet Bayangan?

Sebagai Sekretaris Kabinet Bayangan, Ahmad Jilul memegang peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh aktivitas kabinet. Beberapa tugas yang diembannya antara lain,

  • Mengoordinasikan para menteri bayangan lintas bidang.
  • Menyusun agenda kerja dan prioritas pembahasan kebijakan.
  • Mengintegrasikan hasil kajian dari setiap kementerian bayangan.
  • Menjadi penghubung komunikasi antaranggota kabinet.
  • Mengawal penyusunan rekomendasi kebijakan kepada publik.

Posisi tersebut juga menjadikannya sebagai counterpart atau "lawan tanding" bagi Sekretaris Kabinet pemerintahan, Teddy Indra Wijaya, dalam konteks pengawasan kebijakan publik.

Dalam berbagai pernyataannya kepada publik, Ahmad Jilul menegaskan bahwa Kabinet Bayangan dibentuk bukan untuk menjatuhkan pemerintah, melainkan memperkuat demokrasi melalui mekanisme pengawasan yang konstruktif.

Menurutnya, keberadaan kabinet tersebut diharapkan mampu menjadi ruang koreksi terhadap kebijakan pemerintah sekaligus menghadirkan alternatif solusi yang berbasis data, riset, dan kepentingan publik.

Ia juga menyatakan bahwa Kabinet Bayangan akan secara aktif memantau kinerja kementerian di Kabinet Merah Putih serta menyampaikan evaluasi kepada masyarakat sebagai bagian dari partisipasi warga negara dalam proses demokrasi.

Dengan latar belakang sebagai akademisi, mantan jurnalis, peneliti kebijakan publik, serta aktivis transparansi, Ahmad Jilul Qur'ani Farid kini menjadi salah satu tokoh sentral dalam gerakan Kabinet Bayangan. 

Kiprahnya mencerminkan upaya sebagian elemen masyarakat sipil untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pemerintah melalui pendekatan riset, tata kelola yang baik, dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.