Siap-Siap, Bukit Asam (PTBA) Tebar Dividen Rp835 Miliar
- Emiten tambang batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membagikan dividen sebesar Rp835 miliar pada tahun ini

Drean Muhyil Ihsan
Author


JAKARTA – Emiten tambang batu bara pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membagikan dividen sebesar Rp835 miliar pada tahun ini. Angka ini setara dengan 35% dari total nilai laba bersih perseroan tahun buku 2020 dengan nilai Rp2,39 triliun.
Penetapan ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar PTBA pada Senin, 5 April 2021. Pada kegiatan tersebut, para pemegang saham perseroan turut menyetujui adanya perubahan struktur direksi.
Posisi Direktur Utama PTBA yang sebelumnya dijabat oleh Arviyan Arifin digantikan oleh Suryo Eko Hadianto. Penggantian jabatan tersebut dikarenakan masa jabatan Arviyan memimpin PTBA telah habis pada tahun ini.
- Perusahaan Radio Erick Thohir Bakal Rambah Bisnis Virtual
- Ketok Palu Kasus Suap Red Notice, Pengusaha Djoko Soegiarto Tjandra Divonis 4,5 Tahun Penjara
- Dirut Baru Bukit Asam Targetkan Produksi Batu Bara Naik Jadi 50 Juta Ton
Adapun pemegang saham utama PTBA saat ini adalah PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) alias Inalum (MIND ID) dengan mengempit 65,93% kepemilikan saham PTBA. Sedangkan, 31,15% lainnya tersebar di publik dengan porsi saham treasury sebesar 2,92%.
Diwartakan sebelumnya, PTBA membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,39 triliun pada tahun 2020. Angka ini anjlok 41,17% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp4,06 triliun.
Pendapatan PTBA juga mengalami penurunan hingga 20,48% yoy menjadi Rp17,33 triliun, dari Rp21,79 triliun. Kendati begitu, perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 10% yoy menjadi Rp12,76 triliun dari Rp14,18 triliun pada tahun 2019.
Kas dan setara kas perseroan menipis dengan persentase 8,74% yoy menjadi Rp4,34 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp4,76 triliun. Dengan catatan tersebut, maka total aset PTBA susut 7,82% yoy dari Rp26,10 triliun menjadi Rp24,06 triliun. (RCS)
