Sempat Terbakar Habis, Renovasi Pasar Legi Surakarta Siap Operasi Akhir 2021
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan renovasi Pasar Legi di Surakarta, Jawa Tengah, sudah siap ditempati pada November 2021....

Reza Pahlevi
Author
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan renovasi Pasar Legi di Surakarta, Jawa Tengah, sudah siap ditempati pada November 2021. Pasar yang pernah terbakar habis ini diperkirakan dapat menampung 2000-an pedagang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Ketua DPR RI Puan Maharani pun melakukan peninjauan pembangunan yang dimulai sejak tahun lalu ini. Peninjauan ini juga menjadi salah satu rangkaian kunjungan kerja Menteri PUPR di Jawa Tengah.
“Kedatangan saya kesini untuk melihat langsung progres pembangunan Pasar Legi akibat kebakaran yang terjadi dua kali, yaitu tahun 2018 dan 2020,” ujar Puan dalam kunjungannya, Sabtu, 12 Juni 2021.
- Pengumuman! Diskon 100% PPnBM Kendaraan Diperpanjang hingga Agustus 2021
- Sejumlah Provinsi di China Tutup Tambang-Tambang Raksasa Kripto Dunia
- Jokowi Tetapkan Nongsa Digital Park dan Batam Aero Technic Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
Puan berharap renovasi Pasar Legi ini dapat benar-benar selesai pada November 2021 sehingga para pedagang yang berada di pasar darurat bisa segera kembali berjualan di Pasar Legi.
Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan Pasar Legi dibangun dengan konsep green building dan telah bersertifikat Bangunan Gedung Hijau (BGH) Tingkat Pratama. Pasar ini memiliki lahan seluas 21.900 m2 dan luas bangunan sebesar 31.000 m2.
“Bangunan pasar terdiri dari empat zona yaitu Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok D. Masing-masing memiliki gedung tiga lantai terdiri dari lantai semi basement, lantai dasar, serta lantai atap,” katanya.
Selain itu, diadakan juga penataan dalam area pasar yang mencakup 337 unit kios, 1.932 unit los, dan 250 unit lataran. Hingga saat ini, progres pembangunan Pasar Legi telah mencapai 47,53%.
Renovasi Pasar Legi dilakukan sejak 2020-2021 menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp104,3 miliar. PT PP Urban bertindak sebagai pelaksana konstruksi dan PT Yodya Karya (Persero) Wilayah 1 sebagai manajemen konstruksi.
Rehabilitasi 7 Pasar
Selain Pasar Legi Surakarta, Kementerian PUPR telah selesai melakukan rehabilitasi terhadap 7 pasar. Jumlah ini setengah dari target 14 pasar yang akan direhabilitasi hingga 2024.
Ketujuh pasar yang direhabilitasi ini adalah Pasar Legi Ponorogo, Pasar Klewer Timur Surakarta, Pasar Benteng Pancasila Mojokerto, Pasar PON Trenggalek, Pasar Pagi Kaliwungu, Pasar Renteng Lombok Tengah, dan Pasar Pariaman.
Renovasi pasar ini merupakan amanat Peraturan Presiden nomor 43 tahun 2019 tentang pembangunan, rehabilitasi, atau renovasi pasar rakyat, prasarana perguruan tinggi, perguruan tinggi keagamaan Islam, dan satuan pendidikan dasar dan menengah. (LRD)
