Nasional

Sangat Langka, Dua Monster Nuklir Bawah Laut AS dan Inggris Muncul Bersamaan

  • Dalam sebuah pesan jelas tentang kekuatan nuklirnya, Angkatan Laut Amerika telah merilis gambar sangat langka yang menunjukkan kapal selam rudal balistik kelas Ohio USS Tennessee, berlayar di permukaan bersama kapal selam rudal balistik kelas Vanguard Inggris.
ohio vanguard.jpg

JAKARTA-Presiden Rusia Vladimir Putin kerap dituduh menggunakan ancaman nuklir untuk menekan lawan-lawannya. Tuduhan termasuk disampaikan oleh Amerika dan Inggris. Padahal sebenarnya mereka melakukan hal yang sama. Meski dengan cara yang sedikit berbeda.

Dalam sebuah pesan jelas tentang kekuatan nuklirnya, Angkatan Laut Amerika telah merilis gambar sangat langka yang menunjukkan kapal selam rudal balistik kelas Ohio USS Tennessee, berlayar di permukaan bersama kapal selam rudal balistik kelas Vanguard Inggris. Tidak disebutkan di mana gambar itu diambil hanya dikatakan di suatu tempat di Samudera Atlantik. Kedua kapal tersebut adalah bagian dari persenjataan pencegah nuklir masing-masing negara.

Ini hanyalah contoh terbaru tahun ini dari pengungkapan yang sangat tidak biasa terkait dengan 14 kapal selam rudal balistik atau SSBN kelas Ohio, serta empat kapal selam Ohio lainnya yang telah diubah menjadi kapal selam rudal dipandu  atau SSGN. 

Baru pada Oktober, Angkatan Laut Amerika secara terbuka mengumumkan kehadiran USS West Virginia di Laut Arab. Dan kedatangan berikutnya di wilayah pulau Inggris Diego Garcia di Samudra Hindia. Kemudian kunjungan pelabuhan USS Rhode Island ke pangkalan angkatan laut Inggris di Gibraltar.

Biasanya Angkatan Laut Amerika sangat tertutup tentang keberadaan SSBN-nya. Saat berpatroli, kapal-kapal yang juga disebut sebagai boomer ini dimaksudkan untuk menghilang secara efektif sebagai bagian dari misi mereka untuk memberikan kemampuan pencegah serangan kedua yang kredibel.

Untuk alasan umum yang sama pemerintah Inggris bahkan selalu bungkam tentang kapal selam kelas Vanguard. dimiliki Angkatan Laut Inggris memiliki empat kapal selam ini.

Gambar yang baru dirilis juga menunjukkan pesawat E-6B Mercury dan helikopter MH-60R) terbang di kapal. E-6B kerap disebut sebagai pesawat kiamat yang dirancang khusus untuk berkomunikasi secara aman dengan SSBN Ohio, termasuk ketika mereka tenggelam, serta dengan elemen lain dari triad nuklir Amerika. Dan jika diminta mereka akan mengeluarkan perintah untuk melancarkan serangan.

Kapal selam Vanguard Inggris secara teratur melakukan perjalanan ke jangkauan Angkatan Laut Amerika di Atlantik lepas pantai Florida untuk pelatihan dan tujuan lain. Termasuk termasuk untuk melakukan uji peluncuran rutin rudal Trident D5.

Keterangan yang menyertai foto itu menyebutkan pelatihan bilateral di laut yang melibatkan dua kapal tersebut dirancang untuk memvalidasi taktik, teknik, dan prosedur yang memperkuat hubungan antara Sekutu dekat yang unik dalam mendukung pencegahan dan keamanan kolektif. Amerika Serikat dan Inggris disebut memiliki perjanjian kerja sama jangka panjang dalam pengembangan dan penyebaran senjata strategis dan sistem pendukung.

SSBN Ohio dan Vanguard dipersenjatai dengan SLBM Trident D5 yang dirancang Amerika. Rudal ini  juga dikenal sebagai Trident II. 

SSBN Ohio dapat membawa hingga 20 rudal ini, sedangkan Vanguard dapat memuat hingga 16 rudal. Boomer Amerika membawa D5  lebih sedikit dari kemampuan sebenarnya karena perjanjian kontrol senjata antara Amerika Serikat dan Rusia.

Trident D5 juga memiliki apa yang disebut konfigurasi multiple independent reentry vehicle (MIRV). Ini berarti bahwa setiap rudal membawa banyak hulu ledak nuklir. Dalam kasus rudal Angkatan Laut Amerika, mereka dapat membawa jumlah hulu ledak W76-1 atau W88 yang berbeda. Rudal Inggris dilaporkan dilengkapi dengan hulu ledak yang dirancang di dalam negeri. Tetapi diyakini secara luas sangat mirip dengan desain seri W76 AS.

Angkatan Laut Amerika sekarang juga mengerahkan SSBN Ohio dengan rudal Trident D5 yang dimuat hanya dengan satu atau dua hulu ledak W76-2 berdaya rendah. Ini dimaksudkan untuk membantu memberikan pencegah yang lebih fleksibel.

Ancaman nuklir

Terlepas dari keterangan bahwa dua boomer ini disebut sebagai pelatihan, sulit untuk tidak melihatnya sebagai unjuk kekuatan yang ditujukan pada musuh potensial.

Keterangan menyebutkan foto itu memang diambil pada 22 November 2022. Tetapi baru diungkap ke publik pada 14 Desember 2022. Hanya beberapa hari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyinggung kemungkinan untuk resmi mencabut kebijakan tidak menggunakan nuklir pertama.  Ini adalah acungan pedang nuklir terbaru dari Putin sejak militer Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada bulan Februari. Sejak itu Putin dan para pejabat Rusia kerap menggunakan retorika ancaman nuklir.

Tidak peduli apa pun, gambar USS Tennessee dan Vanguard yang berlayar bersama adalah pertunjukan publik yang sangat tidak biasa. Dan sama saja ini adalah bentuk ancaman nuklir. Jika Putin mengatakan saya punya senjata nuklir canggih dan bisa akan menghancurkan anda, sesungguhnya Amerika juga mengatakan hal yang sama. “Saya juga punya dan juga bisa menghancurkan anda.”  Sama-sama tukang ancam nuklir hanya gayanya saja yang berbeda. Dan itulah wujud kecongkakan para pemilik nuklir. 

Sisi positifnya karena saling mengancam mereka akhirnya sama-sama takut. Karena berani menyerang berarti juga akan hancur. Itulah kenapa kecongkakan ini sering dibalut dengan kata ‘pencegahan’