Royal Tebar Dividen, Saham United Tractors (UNTR) Diburu Asing
- Saham UNTR menjadi salah satu yang diborong asing di akhir pekan ini dengan nilai Rp117 miliar.

Drean Muhyil Ihsan
Author


Emiten alat berat PT United Tractors Tbk. membagikan dividen kepada pemegang saham. / Facebook @ptunitedtractorstbk
(Istimewa)JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) berencana membagikan dividen tunai mencapai Rp4,6 triliun kepada para pemegang saham. Hal tersebut menjadi perhatian para pelaku pasar, mengingat royalnya angka dividen yang dibagikan tahun ini.
Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham UNTR melesat 5,34% menuju level Rp28.600 pada penutupan perdagangan Jumat, 8 April 2022. Saham UNTR menjadi salah satu yang diborong asing di akhir pekan ini dengan nilai Rp117 miliar.
Total dividen yang bakal dibagikan kali ini setara dengan 45% dari keseluruhan laba bersih yang dicetak perseroan sepanjang 2021. Sehingga, tiap investor akan menerima dividen senilai Rp1.240 per lembar saham UNTR.
Rinciannya, sebanyak Rp1,2 triliun atau Rp335 per lembar saham telah dibayarkan sebagai dividen interim pada Oktober 2021. Sedangkan sisanya lagi sebesar Rp3,4 triliun akan dibayarkan sebagai dividen pada 11 Mei 2022.
- Gokil, BNI Gandeng Mantan Kapten Chelsea dan Timnas Inggris John Terry Pasarkan Produk UMKM Indonesia
- Kerjasama Bank Mandiri, Telkomsel dan MCAS Dukung Industri Kreatif
- Mengapa Aplikasi Binomo Bisa Menggiurkan bagi Banyak Orang? Begini Pendapat Ahli
Sepanjang tahun 2021, perseroan berhasil mencatatkan kinerja positif selama 2021. Keuntungan serta pendapatan United Tractors bertumbuh signifikan selama pandemi tahun lalu.
Laba bersih UNTR melonjak 71,2% year-on-year (yoy) menjadi Rp10,28 triliun pada akhir tahun lalu dari Rp6 triliun pada tahun sebelumnya. Di periode yang sama, pendapatan perseroan tumbuh 31,7% yoy dari Rp60,34 triliun menjadi Rp79,46 triliun.
Berdasarkan segmentasi, penjualan mesin konstruksi berkontribusi sebesar 29% terhadap total pendapatan bersih perseroan. Jasa kontraktor pertambangan sebesar 42%. Adapun pertambangan batu bara, pertambangan emas, dan industri konstruksi masing-masing menyumban 17%, 10%, dan 2% terhadap keseluruhan pendapatan UNTR selama 2021.
Direktur Keuangan United Tractors, Iwan Hadiantoro mengatakan bahwa jumlah belanja modal tahun ini jauh dari realisasi tahun sebelumnya, sebesar US$190 juta. Secara persentase, meningkat 321,05% yoy dari 2021.
“Target capex tahun ini mengalami kenaikan yang cukup besar dari tahun lalu, di mana kita spending US$190 juta dan dicadangkan untuk tahun ini sekitar US$750 – US$800 juta,” ujarnya melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat, 8 April 2022.
Rencananya, belanja modal tahun ini sebagian besar bakal dianggarkan untuk mendukung bisnis tambang perseroan dengan nilai sekitar US$570 juta dan US$177 juta untuk tambang emas. Kemudian sisanya akan dialokasikan untuk bisnis perseroan lainnya.

Fakhri Rezy
Editor
