Tren Ekbis

Rapor Pembiayaan Hijau BRI, Sentuh 60,5% dari Total Kredit

  • BRI catat portofolio sustainable loans Rp811,9 triliun. Simak rincian penyaluran kredit hijau dan sosial BRI untuk dukung ekonomi berkelanjutan.
Ilustrasi Bank BRI .jpg
Logo Bank BRI, di Jakarta. Foto: Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA, TRENASIA.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melaporkan hingga pengujung Desember 2025, bank pelat merah ini sukses membukukan portofolio sustainable loans sebesar Rp811,9 triliun.

Angka jumbo tersebut setara dengan 60,5% dari total portofolio pinjaman BRI. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat ketahanan sosial melalui pemberdayaan sektor UMKM.

Pilar utama dari pembiayaan berkelanjutan BRI masih ditopang oleh social loans. Hingga akhir tahun lalu, nilai penyaluran kredit sosial mencapai Rp718,7 triliun. Dana tersebut dialokasikan secara strategis untuk pembiayaan mikro, pemberdayaan UMKM, hingga akses perumahan bersubsidi bagi masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan akses keuangan yang merata guna meningkatkan taraf hidup masyarakat di berbagai wilayah.

Di sisi lain, portofolio green loans BRI juga menunjukkan taringnya dengan catatan Rp93,2 triliun. Pembiayaan ini difokuskan pada berbagai proyek strategis yang berwawasan lingkungan, mulai dari pengembangan energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, hingga pengelolaan lahan berkelanjutan. Selain itu, BRI juga mengucurkan dana untuk sektor transportasi hijau, eco-efficient product, dan pembangunan gedung ramah lingkungan (green building).

Tak hanya agresif dalam penyaluran kredit, BRI juga memperkuat struktur permodalan berbasis keberlanjutan. Melalui Sustainable Wholesale Funding, perseroan berhasil mencatatkan nilai sebesar Rp45,6 triliun pada akhir Desember 2025.

Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan bukan sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi fondasi utama dalam arah strategis jangka panjang bank. Integrasi ESG ini diharapkan mampu menciptakan model bisnis yang lebih resilien dan kompetitif di masa depan.

“Secara keseluruhan, pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan di BRI tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Bank. Integrasi tersebut memperkuat ketahanan bisnis, memperluas akses pembiayaan yang bertanggung jawab, serta memberikan nilai tambah sosial dan lingkungan bagi seluruh stakeholders,” ungkapnya Selasa, 10 Maret 2026.