PT Len Industri Rampungkan Pemasangan 39 Stasiun Seismik
JAKARTA – PT Len Industri (Persero) merampungkan target pemasangan 39 titik stasiun miniregional monitoring gempa bumi milik BMKG. Target 39 titik itu selesai sesuai batas waktu kontrak yakni 18 Desember 2020 dan kini sudah beroperasi. Dengan demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat ini memiliki 411 unit seismograf. Pimpinan Proyek Pemasangan 39 Miniregional PT […]

Gloria Natalia Dolorosa
Author


Salah satu stasiun seismic BMKG-PT Len Industri. Dok: Len Industri.
(Istimewa)JAKARTA – PT Len Industri (Persero) merampungkan target pemasangan 39 titik stasiun miniregional monitoring gempa bumi milik BMKG.
Target 39 titik itu selesai sesuai batas waktu kontrak yakni 18 Desember 2020 dan kini sudah beroperasi. Dengan demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) saat ini memiliki 411 unit seismograf.
Pimpinan Proyek Pemasangan 39 Miniregional PT Len Industri, Randy Dwi Rahardian, menjelaskan pandemi Covid-19 yang masih melanda sekarang cukup menjadi kendala. Ketersediaan moda transportasi untuk distribusi barang menjadi terbatas karena adanya pembatasan jadwal keberangkatan kapal dan jumlah kapal.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
- Anies Baswedan Tunggu Titah Jokowi untuk Tarik Rem Darurat hingga Lockdown
- IPO Akhir Juni 2021, Era Graharealty Dapat Kode Saham IPAC
“Terhadap situasi pandemi saat ini memang berpengaruh sekali dalam pelaksanaan proyek. Dengan perencanaan dan monitoring proyek yang kuat kita dapat melewatinya dengan baik,” kata Randy dikutip dari siaran pers, Senin, 28 Desember 2020.
Beberapa lokasi memiliki letak geografi yang sulit dijangkau di beberapa wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Timur seperti di Sulawesi, Maluku, NTT, NTB, dan Papua. Jarak tempuh perjalanan dari kota ke lokasi cukup jauh dan akses jalan rusak.
Manajer Rekayasa Sistem Unit Bisnis ICT & Navigasi PT Len Industri, Yudhistira Utomo, mengatakan sebanyak 39 lokasi itu sebagian besar dipasang di Indonesia Bagian Timur. Wilayah ini memang masih belum serapat jaringan sensor seismik di Indonesia Bagian Barat.
“Di barat sendiri, kita pasang dua stasiun di selatan Pulau Jawa. Lokasinya di Yogyakarta,” katanya.
Dengan penambahan ini, maka sensor-sensor seismik di tanah air menjadi lebih rapat.
“Data yang diterima semakin banyak sehingga akurasi dan kecepatan informasi penentuan gempa dapat meningkat. Saat ini sudah di kisaran 4 hingga 5 menit untuk informasi peringatan gempa (sejak kejadian),” ujar Yudhistira.
Meski konfigurasi dan pendekatan pengerjaannya sedikit berbeda dengan stasiun yang dipasang pada tahun lalu, dia memastikan kinerja alat justru lebih andal.
Stasiun juga tetap menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) produksi Len Industri sebagai sumber catu daya.
“Yang membedakan tahun ini dengan tahun 2019, tahun ini menggunakan sistem posthole seismometer, yakni seismometer akan dimasukan ke dalam lubang. Hal ini untuk mengurangi environment noise terhadap data sehingga kualitas data meningkat,” tuturnya.
Pada 2019, BMKG mempercayakan Len Industri memasang 194 stasiun monitoring gempa bumi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kepercayaan tersebut berlanjut di tahun 2020 sekarang untuk kembali memasang sebanyak 39 titik stasiun miniregional monitoring gempa bumi milik BMKG.
