Gaya Hidup

PSSI Berminat pada Park Hang Seo?

  • PSSI diklaim menaruh minat pada Park Hang Seo untuk menggantikan Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

JAKARTA—PSSI diklaim menaruh minat pada Park Hang Seo untuk menggantikan Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Eks juru taktik Timnas Vietnam asal Korea Selatan itu disebut telah menjalin komunikasi dengan PSSI. Kabar tersebut diungkapkan media Vietnam, Thao247. 

Media tersebut membeberkan pendekatan PSSI pada Hang Seo sudah memasuki tahapan lebih lanjut. PSSI bahkan disebut telah menyodorkan nilai kontrak untuk sang pelatih pada 12 April 2023. “PSSI memberikan tawaran sangat menggiurkan dengan gaji sebesar US$1,5 juta per tahun, dua kali lipat dari gaji yang diterima Hang Seo dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF),” demikian pernyataan Thao247, dikutip TrenAsia, Kamis 13 April 2023. 

Park Hang Seo sendiri sedang nganggur usai kontraknya bersama Timnas Vietnam berakhir Januari 2023. Selama lima tahun melatih Vietnam, sang pelatih mampu menghadirkan sederet prestasi seperti juara Piala AFF 2018, runner-up Piala Asia U23 2018, dan dua kali juara SEA Games (2019, 2021). Deretan prestasi itu diyakini menjadi alasan PSSI untuk melakukan pendekatan.

Kontrak Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia sendiri akan berakhir pada Desember 2023. Saat ini Tae Yong sedang “menganggur” usai Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia. Ketua PSSI, Erick Thohir, beberapa waktu lalu mengaku segera mengagendakan pertemuan dengan Shin Tae Yong untuk membahas kontrak. “Karena U-20 sudah tidak ada, berarti kita harus memperbaiki kontrak dan melihat targetnya. Saya rasa saya punya hubungan yang baik dengan STY,” ujar Erick.

Pihaknya berharap titik temu bakal muncul segera karena akan ada kejuaraan AFC di Qatar. Peluang Park Hang Seo untuk menangani Tim Garuda bisa jadi membesar jika negosiasi PSSI dengan STY macet. Dalam sebuah wawancara dengan VN Express pada awal 2023, Park Hang-seo mengaku belum bisa menentukan pekerjaan selanjutnya setelah kontraknya habis dengan Vietnam. “Saya akan membicarakan masa depan dengan agensi dan keluarga. Yang jelas apa pun yang saya lakukan, dengan siapa, pekerjaan apa, atau kemana pun saya pergi, saya hanya bekerja untuk sepak bola,” ujar pelatih 65 tahun itu.