PSBB Transisi, Transjakarta Beroperasi Mulai Jam 05.00 Hingga 22.00
- JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali melakukan perubahan kebijakan operasionalnya. Di mana jam operasional Transjakarta mengalami...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali melakukan perubahan kebijakan operasionalnya. Di mana jam operasional Transjakarta mengalami perpanjangan menjadi pukul 05.00-22.00. Sementara untuk layanan tenaga kesehatan (Nakes) akan dilayani mulai pukul 22.00-23.00.
Kebijakan ini menyusul keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, mulai 12-25 Oktober 2020.
“Halte-halte Transjakarta akan difungsikan kembali. Meski belum bisa difungsikan secara total alias menggunakan pola minimum operation,” kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo dalam keterangan resmi, 12 Oktober 2020.
- Bioskop Boleh Buka di PSBB Transisi, Ini Kata Pengelola
- Gunakan Roket Elon Musk, Pentagon Ingin Mengirimkan Kargo ke Seluruh Dunia dalam Hitungan Menit
- Relaksasi Impor Hortikultura di UU Cipta Kerja Bisa Stabilkan Harga dan Pasokan
- 18 Anggota Dewan Terpapar COVID-19, DPR Lakukan Penyemprotan Rutin
- Cuan! Beli Pertamax Lewat MyPertamina Hemat Rp250/Liter
Begitu juga dengan Halte Bundaran HI yang merupakan salah satu dari tiga halte dengan kerusakan berat, sudah bisa digunakan. Hanya saja, bagi pelanggan yang ingin menggunakan halte ini diarahkan untuk mengakses Halte Bundaran HI melalui stasiun bawah tanah MRT.
Jhony juga memastikan pelanggan tetap bisa terlayani dengan baik di mana proses pembayaran bisa dilakukan melalui gate yaitu media QR Code maupun kartu elektronik.
“Sedangkan beberapa halte lainnya seperti Halte Sawah Besar, Sarinah, Senen arah Pulogadung, dan Halte Senen arah Harmoni kami siapkan pembayaran menggunakan Tap On Bus atau TOB,” tambah dia.
Untuk memasikan keamanan dan kenyamanan, PT Transjakarta menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama dengan TNI/Polri untuk menjaga ketat pergerakan di seluruh area publik temasuk transportasi.
Ditambahkan Jhony, PT Transjakarta tetap konsisten dalam menerapkan seluruh protokol kesehatan yang berlaku, khususnya dalam hal sanitasi serta pencucian bus dan interiornya dengan cairan disenfektan.
“Kami tetap menghimbau masyarakat untuk sebisa mungkin di rumah saja apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun apabila harus meninggalkan rumah, diharapkan untuk menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tandasnya.
