Nasional

Progres Proyek Pipa Gas Cisem Tahap I Senilai Rp1,13 Triliun Capai 90 Persen

  • Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, progres konstruksi proyek pipa transmisi gas ruas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I (ruas Semarang-Batang) sudah mencapai 90%.
Tutuka Adji Dirjen Migas.png

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, progres konstruksi proyek pipa transmisi gas ruas Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I (ruas Semarang-Batang) sudah mencapai 90%.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), Tutuka Ariadji, mengatakan, setelah pembangunan pipa selesai akan dilakukan pre-commissioning berupa hydrotest dan selanjutnya commissioning rencananya dilakukan awal Juli 2023, sehingga pembangunan pipa Cisem lebih cepat satu bulan dari rencana 15 bulan.

“Pipa yang dibangun sepanjang 60 km dengan biaya Rp1,13 triliun. Capaian saat ini sekitar 90 persen," ujar Tutuka melalui keterangan resmi dilansir pada Senin, 29 Mei 2023.

Tutuka melanjutkan, untuk konstruksi pipa Cisem tahap I telah dimulai sejak Mei 2022. Proyek ini telah melalui 1.526.035 jam kerja aman dan menyerap hingga 753 tenaga kerja. Nantinya, pemanfaatan pipa Cisem ini salah satunya memasok gas untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dengan proyeksi kebutuhan gas hingga 39,42 MMSCFD untuk 26 perusahan hingga 2026.

Selain itu untuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan proyeksi kebutuhan gas 25,83 MMSCFD untuk 14 perusahaan fase I hingga tahun 2028, serta kawasan-kawasan industri lainnya di sepanjang pipa transmisi Cisem tahap 1.

Selain itu, Pemerintah berencana melanjutkan pembangunan Pipa Transmisi Gas Ruas Cirebon-Semarang Tahap II (ruas Batang - Kandang Haur Timur) mulai tahun 2024.  Pembangunan infrastruktur pipa sepanjang 240 km tersebut diperkirakan memakan biaya Rp3,3 triliun dan rampung dalam waktu dua tahun.