Industri

PLN: WFH Bikin Tagihan Bengkak, Simak Cara Peroleh Listrik Gratis 6 Bulan

  • PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyebutkan bahwa alasan tagihan tarif listrik meningkat di masyarakat disebabkan karena banyaknya aktivitas yang dilakukan di rumah sehubungan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH). Simak cara memperoleh tagihan listrik gratis selama 6 bulan.

Sukirno

Sukirno

Author

<p>Petugas PLN Area Bulungan Distribusi Jakarta Raya melakukan penyambungan penambahan daya pelanggan 1300 VA menjadi 2200 VA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Petugas PLN Area Bulungan Distribusi Jakarta Raya melakukan penyambungan penambahan daya pelanggan 1300 VA menjadi 2200 VA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyebutkan bahwa alasan tagihan tarif listrik meningkat di masyarakat disebabkan karena banyaknya aktivitas yang dilakukan di rumah sehubungan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH).

Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN I Made Suprateka mengatakan adanya peningkatan tagihan rekening listrik pada pelanggan rumah tangga lebih disebabkan oleh meningkatnya penggunaan listrik masyarakat akibat adanya pandemi virus corona yang membuat masyarakat banyak melakukan aktivitas di rumah.

“Kami memahami di tengah pandemi ini, kebutuhan masyarakat akan listrik bertambah. Peningkatan penggunaan listrik sangat wajar terjadi dengan banyaknya aktivitas di rumah. Biasanya siang hari tidak ada aktivitas, saat ini kita harus bekerja dari rumah, otomatis penggunaan bertambah, misalnya untuk laptop dan pendingin ruangan,” kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2020.

Selain itu, PLN memastikan tarif dasar listrik seluruh golongan tarif tidak mengalami kenaikan, termasuk rumah tangga daya 900 Volt Ampere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) dan di atasnya. Seperti diketahui penetapan tarif dilakukan 3 bulan sekali oleh pemerintah. Untuk tarif April hingga saat ini dinyatakan tetap, yakni sama dengan periode 3 bulan sebelumnya.

“Kami pastikan saat ini tidak ada kenaikan listrik, harga masih tetap sama dengan periode tiga bulan sebelumnya. Bahkan sejak tahun 2017 tarif listrik ini tidak pernah mengalami kenaikan,” tutur I Made Suprateka.

Adapun besaran tarif yang berlaku saat ini sebagai berikut:

  1. Tarif untuk tegangan rendah sebesar Rp1.467/kWh
  2. Tarif untuk R-1/900 VA RTM sebesar Rp1.352/kWh
  3. Tarif untuk tegangan menengah sebesar Rp 1.115/kWh
  4. Tarif untuk tegangan tinggi sebesar Rp997/kWh

Untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi COVID-19, PLN juga telah menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan tagihan rekening listrik pelanggan rumah tangga daya 450VA, pelanggan bisnis dan industri kecil daya 450 VA. Serta potongan tagihan sebesar 50% untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi.

Sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus corona atau COVID-19, PLN juga telah menangguhkan sementara proses pencatatan dan pemeriksaan stan meter bagi pelanggan pascabayar. Sebagai gantinya, untuk mulai rekening bulan Mei 2020, PLN telah menyiapkan layanan melalui WhatsApp terpusat bagi pelanggan yang ingin melaporkan angka stan dan foto kWh meter.

Pelanggan pascabayar dapat mengirimkan angka stan kWh meter melalui layanan WhatsApp terpusat PLN dengan nomor 08122 123 123. Pelaporan angka stan meter dapat dilakukan oleh pelanggan sesuai tanggal pencatatan meter masing-masing pelanggan yang akan diinformasikan pada awal proses pelaporan mandiri melalui WhatsApp.

Laporan dari pelanggan tersebut nantinya akan menjadi dasar perhitungan tagihan listrik pelanggan setiap bulannya. Sementara, bagi pelanggan yang tidak melaporkan angka kWh meter, dasar perhitungan tagihan listrik akan menggunakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir.

Tarif Gratis 6 Bulan

Sementara itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) listrik ini memberikan informasi mengenai cara mendapatkan listrik gratis selama enam bulan.

Langkah pertama adalah memasuki laman website resmi PLN yaitu www.pln.co.id. Kemudian akan ada bagan-bagan yang harus diisi oleh konsumen dalam pengisian data.

Dalam skemanya, tertera waktu gratis listrik diberikan selama 6 bulan dari Mei hingga Oktober 2020.

Dalam informasi tersebut, listrik gratis dapat diakses mulai 3 Mei 2020. Stimulus listrik gratis ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak buruk ekonomi akibat wabah COVID-19.

Sebelumnya, listrik gratis diberikan kepada pelanggan PLN 450 VA selama April hingga Juni 2020. Listrik gratis untuk pelanggan bisnis kecil dan industri kecil. (SKO)