PLN Tambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Tol Surabaya-Jakarta
SRAGEN- PT PLN (Persero) menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di ruas Tol Surabaya-Jakarta. Ini sebagai upaya menyiapkan sarana pendukung untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai. “SPKLU di ruas Tol Surabaya-Jakarta yang merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Jasa Marga,” kata Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Bob Saril di sela peresmian SPKLU di […]

Amirudin Zuhri
Author


Direktur Niaga dan Pelayanan PT PLN (Persero) Bob Saril melakukan simulasi pengisian listrik kendaraan bermotor di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN, di Kantor Pusat PLN, Trunojoyo, Jakarta, Senin, 9 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)SRAGEN- PT PLN (Persero) menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di ruas Tol Surabaya-Jakarta. Ini sebagai upaya menyiapkan sarana pendukung untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai.
“SPKLU di ruas Tol Surabaya-Jakarta yang merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan Jasa Marga,” kata Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Bob Saril di sela peresmian SPKLU di Rest Area KM 519 B Sragen, Jawa Tengah, Kamis 24 Desember 2020.
Ia mengatakan selain di lokasi tersebut, ada tiga SPKLU yang juga diresmikan di lokasi lain yaitu SPKLU Rest Area KM 207 A Palikanci, SPKLU Rest Area KM 379 Batang, dan SPKLU Rest Area KM 519 B Sragen. Sebelumnya sudah ada 16 SPKLU dan sudah aktif beroperasi.
- Online Trends are Booming (Serial 1): Exploring the Drivers of Indonesia’s Digital Economy
- UGM Jadikan Wisma Kagama dan UC Hotel Sebagai Selter COVID-19
- Bangun Infrastruktur Baru, Google Perluas Layanan Cloud di India
“Di antaranya ada di Jakarta, Bandung, Jawa Timur, dan Semarang. Selain itu, perusahaan swasta juga sudah membangun di 14 lokasi lain di beberapa daerah di Indonesia,” katanya.
Ia mengatakan peresmian SPKLU tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi Jalan.
“PLN ingin memberikan kenyamanan warga pengguna Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dengan memastikan penyediaan infrastruktur kelistrikan melalui pembangunan SPKLU,” katanya sebagaimana Antara melaporkan.
Ketahanan Energi
Selain itu, Program KBLBB tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan impor BBM.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko mengapresiasi pengadaan SPKLU tersebut.
“Ke depan orang harus mencintai mobil listrik sebagai suatu kenyamanan, salah satunya bisa mengecas (mengisi baterai) di mana-mana, SPKLU ini jadi langkah tepat. Kalau seandainya biaya pengadaan ini Rp200 juta, kita pasang dulu di kantor-kantor yang banyak orangnya, seperti gubernuran dan DPR,” katanya.
Selain itu, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan mendorong prioritas industri mobil atau motor berbasis baterai, di antaranya di Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal.
“KIT Batang seluas hampir 4.000 hektare dan KIK di tahap pertama ini seluas 1.000 ha dan kedua seluas 1.000 hektare,” katanya.
