Pesawat Eks Diktator Rumania Kini Menuju ke Militer Amerika
Georgia-Sebuah pesawat Boeing 707 yang pernah berfungsi sebagai pesawat VVIP diktator Rumania Nicolae Ceaușescu dan keluarganya baru-baru ini terbang untuk pertama kalinya setelah hampir tujuh tahun di darat. Pesawat dilaporkan sedang dalam proses konversi menjadi tanker pengisian bahan bakar udara. Kontraktor pengisian bahan bakar udara swasta Omega Air kini memiliki pesawat tersebut. Peruysahaan tersebut akan […]

Amirudin Zuhri
Author


Pesawat eks diktator Rumania/War Zone
(Istimewa)Georgia-Sebuah pesawat Boeing 707 yang pernah berfungsi sebagai pesawat VVIP diktator Rumania Nicolae Ceaușescu dan keluarganya baru-baru ini terbang untuk pertama kalinya setelah hampir tujuh tahun di darat. Pesawat dilaporkan sedang dalam proses konversi menjadi tanker pengisian bahan bakar udara.
Kontraktor pengisian bahan bakar udara swasta Omega Air kini memiliki pesawat tersebut. Peruysahaan tersebut akan membawanya ke Angkatan Udara Amerika yang membutuhkan layanan pengisian bahan bakar di udara swasta tengah kesulitan yang berkelanjutan dengan tanker baru Boeing KC-46A Pegasus.
Situs penggemar penerbangan Romania Boarding Pass sebagaimana dikutip War Zone 10 April 2020 pertama kali melaporkan bahwa 707 dengan nomor registrasi sipil AS N707GF, meninggalkan Bandara Brunswick Golden Isles di Georgia, tempat penyimpanannya, dan menuju ke San Antonio, Texas.
Pesawat ini masih memiliki warna putih dengan corak cheatline biru, serta bendera nasional Rumania di bagian ekor sebelum Omega Air mendapatkannya. Tulisan besar “ROMANIA” yang sebelumnya ada di kedua sisi pesawat depan telah dihapus.
Omega Air sudah memiliki dua tanker KC-707 yang dikonfigurasi dengan sistem pengisian udara model probe-and-drogue. Mereka juga memiliki McDonnell Douglas KDC-10 yang dikonfigurasi dengan probe-and-drogue yang sedang beroperasi dan mengakuisisi salah satu dari pesawat ini dengan sistem pengisian bahan bakar jenis boom tahun lalu.
Mengubah N707GF menjadi kapal tanker akan menambah babak baru yang menarik untuk sejarah pesawat yang sebelumnya sudah menarik ini. Mulai tahun 1974, Rumania, yang ada di bawah kendali diktator Komunis Nicolae Ceaușescu dan anggota aliansi Pakta Warsawa Uni Soviet, memperoleh total empat Boeing 707 untuk maskapai nasional TAROM. Salah satunya adalah jet yang dimiliki Omega Air sekarang.
Meskipun dalam pengaruh Uni Soviet yang kuat, Ceaușescu memiliki hubungan tidak begitu baik dengan para pejabat di Moskow sebelum dan setelah membeli pembelian Boeing 707, terutama karena Rumania memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan menolak untuk berkontribusi pasukan dalam invasi ke Cekoslowakia pada 1968.
Dalam hal penerbangan sipil, pada tahun 1970-an, Rumania juga mengadakan perjanjian dengan British Aircraft Corporation Inggris untuk membeli dan kemudian secara lisensi membangun sejumlah pesawat BAC-111, juga untuk TAROM.
Pada tahun 1976, TAROM telah menyisihkan dua dari empat 707 khusus untuk menerbangkan Ceaușescu, serta keluarga dan anggota lingkaran dalamnya berkeliling, termasuk pada kunjungan kenegaraan.
Interior pesawat ini juga ditingkatkan agar sesuai dengan peran VVIP dan selera mewah diktator Rumania. Bahkan pesawat disebut setara dengan Air Force One, pesawat kepresidenan Amerika.
Konfigurasi internal yang pasti tidak jelas, tetapi hampir tidak mungkin pesawat memiliki teknologi dan kemampuan seperti Boeing 707 VC-137 Air Force One Angkatan Udara Amerika yang beroperasi pada saat itu. Kalau memengaruhi modifikasi, mungkin saja karena Presiden Richard Nixon pernah menyediakan salah satu VC-137 untuk diktator Rumania selama tur dua hari di Amerika Serikat pada tahun 1970.
Ketika Uni Soviet dan Pakta Warsawa mulai runtuh pada akhir 1980-an, Rumania mulai mengalami pergolakan politik sendiri. Pada bulan Desember 1989, sebuah revolusi rakyat menyebabkan pengusiran dan eksekusi Ceaușescu dan istrinya Elena dan transisi ke pemerintahan yang demokratis.
Segera setelah itu, pesawat ini menemukan jalannya ke armada LAR, maskapai milik negara Rumania yang didirikan negara itu pada tahun 1975 dan khusus untuk melayani tujuan wisata dan charter. Pesawat itu dilaporkan disewakan ke sebuah maskapai penerbangan di Suriname antara 1991 dan 1992 dan kemudian ke Aero Asia International Pakistan selama tiga bulan pada 1995.
LAR berhenti beroperasi pada tahun 1997 setelah itu pesawat ini bergabung dengan armada Romavia. Kementerian Pertahanan Rumania telah mendirikan Romavia, maskapai penerbangan milik negara pertama pasca-revolusi, pada tahun 1990. Sebagai bagian dari Romavia, pesawat ini berfungsi lagi sebagai pesawat resmi Presiden Rumania. Pesawat kemudian pensiun pada 2010.
Dua tahun kemudian, Omega Air mengakuisisinya dengan harga sekitar dua juta Euro. Pesawat belum terbang sejak 2013, tahun ketika tiba di Bandara Brunswick Golden Isles.
Komando Mobilitas Udara Angkatan Udara Amerika bekerja sama dengan Komando Transportasi Amerika telah semakin terlibat dengan kontraktor swasta dalam beberapa bulan terakhir untuk memberikan dukungan pengisian bahan bakar udara di seluruh militer Amerika.
KC-135R Stratotanker dan KC-10A Extender yang ada di Angkatan Udara dikonfigurasikan dengan boom, yang merupakan sistem pengisian bahan bakar udara utama yang digunakan oleh layanan.
